OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, AGAM--Seorang anggota DPRD tewas setelah jatuh ke jurang di Sumatra Barat.
Kecelakaan tunggal terjadi di Tanah Sirah, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Kamis (25/11/2021).
Peristiwa itu mengakibatkan anggota DPRD Sumbar Rinaldi meninggal dunia. Korban diduga jatuh ke jurang bersama sepeda motornya. Korban mengalami luka di bagian kepala dan lainnya.
"Korban jatuh ke jurang sekitar delapan meter bersama motor Yamaha Mio," kata Waka Polsek Tanjungraya AKP Akhiruddin, melansir Antara.
Insiden berawal saat korban beserta dinas melakukan kunjungan kerja kedewanan ke Jorong Data Munti, Kecamatan Palembayan.
Saat di lokasi kendaraan yang membawa rombongan dinas tersangkut. Sedangkan mobil lebih dulu sampai di atas.
"Korban beserta rombongan dan masyarakat setempat mencoba untuk membantu mengeluarkan mobil itu," ujarnya.
BACA JUGA: Zona Merah Covid-19 di Sleman Naik, Ini Datanya
Namun demikian, mobil tidak bisa dikeluarkan. Hal ini membuat rombongan meminta mencari dongkrak untuk mengeluarkan mobil.
"Dongkrak ada di mobil korban, sehingga korban mengambil dengan menggunakan motor milik warga," jelasnya.
Tapi korban yang hendak mengambil dongkrak tidak kunjung kembali. Warga kemudian memberitahukan jika ada motor masuk jurang.
"Rombongan lalu ke lokasi dan melihat korban yang ada di dalam jurang. Ini informasi yang kita peroleh dari warga sekitar," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.