Upanat, Sandal Khusus untuk Pengunjung Candi Borobudur
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
CEO Tesla Elon Musk. /Bloomberg
Harianjogja.com, SOLO - Kenaikan hartanya setiap hari membuat Elon Musk menjadi orang terkaya di dunia, dengan total kekayaan USD271,3 miliar.
Dilansir dari Forbes, kekayaan Elon Musk melonjak setelah harga saham Tesla naik 13 persen dan valuasinya sudah tembus USD1 triliun.
Sebelumnya, kekayaan Elon Musk langsung melonjak hingga US$36,2 miliar pada Senin (25/10/2021) setelah perusahaan rental mobil Hertz Global Holdings Inc., memesan 100.000 unit mobil produksi Tesla Inc.
Jika menggunakan kurs Rp14.157 per dolar AS, maka nilai lonjakan tersebut setara Rp512,48 triliun, hanya dalam sehari.
Bloomberg Billionaires Index mencatatkan rekor peningkatan kekayaan terbesar sepanjang sejarah setelah kekayaan Zhong Shanshan naik US$32 miliar ketika perusahaan air kemasannya, Nongfu Spring Co., tercatat di bursa Hong Kong.
Dengan demikian, kekayaan bersih Musk mencapai US$288,6 miliar, lebih besar dari nilai pasar Exxon Mobil Corp., atau Nike Inc.
Dengan kekayaan tersebut, Elon Musk disebut bisa menyelamatkan 42 juta orang di seluruh dunia yang menderita kelaparan.
Hanya dengan 2 persen dari keseluruhan hartanya, Elon Musk mampu mengatasi kelaparan di dunia.
Menurut pakar global PBB, Elon Musk bahkan tak perlu mengeluarkan 2 persen tersebut. Dia bisa mengajak miliarder Amerika lainnya untuk ikut serta menanggulangi kelaparan di seluruh dunia.
Direktur Eksekutif PBB untuk Program Pangan Dunia, David Beasley, mengatakan bahwa inilah saatnya para miliarder perlu melangkah sekarang, USD6 miliar (Rp85 triliun) untuk membantu 42 juta orang yang benar-benar akan mati jika tidak kita jangkau mereka.
"Saya punya 43 negara dengan 42 juta orang di IPC level empat.Bantu saja saya dengan mereka satu kali, itu label harga USD6 miliar,"
Diketahui, sebanyak 500 orang Amerika terkaya telah menambahkan kekayaan mereka USD1,8 triliun yang ditimbun pada tahun 2020.
Namun, mereka cenderung lebih sedikit membayar pajak dari pada orang biasa.
BACA JUGA: Ini Dia Laptop Terbaik bagi Content Creator Profesional
ProPublica melaporkan bahwa Elon Musk cuma membayar USD0 dalam pajak pendapatan federal pada tahun 2018.
Kemudian di tahun 2015 dan 2017, pemilik Tesla itu hanya membayar kurang dari USD70.000 setiap tahunnya.
Selain Elon Musk, David juga mencatut nama Jeff Bezos untuk mengatasi krisis kelaparan di dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.