Meutya Kecam Israel Tahan Jurnalis RI di Misi Gaza
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Sandiaga Uno memberikan pemaparan saat acara Edukasi Industri Jasa Keuangan bertema Mengenal dan Waspada Investasi Ilegal di Jakarta, Senin (9/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Harianjogja.com, JAKARTA &Amp;ndash; Sandiaga uno yang saat ini masih menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mendapatkan dukungan dari ratusan emak-emak asal Pekanbaru, untuk maju sebagai calon presiden di 2024 nanti.
Seperti dilansir dari Antara, Minggu (24/10/2021), ratusan emak-emak tersebut tergabung dalam Relawan Kawan Sandi (RKS) Pekanbaru. Mereka mendeklarasikan dukungannya lantaran menilai Sandiaga tepat untuk memimpin Indonesia.
“Jadi kami sebagai relawan akan melanjutkan perjuangan lagi yaitu untuk mencalonkan pak Sandiaga sebagai presiden 2024. Karena pak sandi itu adalah sosok seorang pemimpin yang cerdas, pekerja keras dan santun,” kata Ketua RKS Provinsi Riau Awalia Rahman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.
Awalia mengatakan, relawan Sandiaga Uno di Pekanbaru tergolong militan. Sebab mereka telah mendukung sosok yang terafiliasi dengan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) tersebut sejak Pilpres 2019. Kala itu, Sandiaga menjadi pasangan Prabowo Subianto.
Sementara itu, Emak Yul salah satu deklarator di Pekanbaru menyebut sebagai putra daerah, Sandiaga dinilai cocok untuk menjadi Presiden di 2024. Loyalitasnya dianggap sangat mumpuni untuk memimpin Indonesia ke depan.
“Kami mengadakan deklarasi untuk mendukung Pak Sandi menjadi pemimpin di era baru 2024. Kami semua berencana mendukung Pak Sandi untuk ke depannya karena Pak Sandi loyalitasnya bagus, agamanya bagus, orangnya sangat baik. Apalagi Pak Sandi putra daerah, putra Pekanbaru,” ungkap Yul.
Selain deklarasi, RKS Pekanbaru juga menggelar aksi sosial di Pasar Rakyat Agus Salim, Kecamatan Pekan Baru Kota, Pekanbaru, Riau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.