Utang Indonesia Tembus Rp10.293 Triliun, Dividen BUMN Ditarik
Utang pemerintah tembus Rp10.293,69 triliun per Juni 2026. Sebagian dividen BUMN akan kembali masuk APBN sebagai cadangan fiskal.
Presiden Jokowi bertolak ke Provinsi Papua guna melakukan kunjungan kerja pada Jumat (01/10/2021), didampingi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto - BPMI Setpres/Laily
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan bahwa target investasi Indonesia ke depan akan semakin berat.
Contohnya, target realisasi investasi 2021 ditingkatkan dari Rp858,5 triliun pada Rencana Strategis (Renstra) BKPM 2020-2024, menjadi Rp900 triliun berdasarkan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi).
BACA JUGA : Pentingnya Insentif Untuk Mendorong Investasi
"Arahan Bapak Presiden, kita diharapkan bisa merealisasikan investasi di tahun 2021 ini Rp900 triliun. Artinya, target investasi kita makin besar makin berat ke depannya," kata Staf Ahli I Bidang Peningkatan Daya Saing Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Heldy Satrya Putera, Rabu (6/10/2201).
Adapun, BKPM mencatat pada semester I/2021, realisasi investasi mencapai Rp442,7 triliun atau 49,2 persen dari target Rp900 triliun. Pada periode Januari-Juni 2021, kontribusi PMA pada realisasi investasi tumbuh 16,8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dan kontribusi PMDN tumbuh 3,5 persen (yoy).
Secara rinci, sebaran penanaman modal berkualitas di luar Jawa yang disasar oleh BKPM pada 2021 adalah sebesar 49 persen dari total target investasi, dan kontribusi investasi dalam negeri atau penanaman modal dalam negeri (PMDN) termasuk UMKM disasar 49,7 persen.
Pada 2022, Presiden Jokowi telah meminta BKPM untuk merealisasikan investasi baik dari asing maupun dalam negeri dengan target Rp1.200 triliun atau Rp1,2 kuadriliun.
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia sebelumnya menyampaikan bahwa target di 2022 itu harus direalisasikan jika ingin mencapai pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) di atas 5 persen.
BACA JUGA : Proyek Strategis Nasional di Kulonprogo Buka Peluang
Sementara itu, dalam Renstra BKPM 2020-2024, target investasi pada periode tersebut adalah sebesar Rp4.983,2 triliun atau Rp4,9 kuadriliun.
"Kami berharap para pelaku usaha dapat melihat ini sebagai peluang bahwa Indonesia akan terus mendorong upaya bagaimana investasi bisa tumbuh tinggi," kata Heldy.
Oleh karena itu, untuk mempercepat realisasi investasi di Indonesia, Kementerian Investasi/BKPM di antaranya melakukan fasilitas end to end. Upaya itu dilakukan dengan menarik minat investor dari awal hingga membantu mereka di tahap produksi.
Secara rinci, terdapat lima tahapan yang dilakukan oleh BKPM pada fasilitas end-to-end ini, yaitu promosi, meyakinkan bahwa Indonesia "ramah investasi"; membantu layanan perizinan; memebantu financial closing; memberikan layanan end-to-end kepada investor sampai realisasi investasi; dan membantu sampai tahap produksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Utang pemerintah tembus Rp10.293,69 triliun per Juni 2026. Sebagian dividen BUMN akan kembali masuk APBN sebagai cadangan fiskal.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.