Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA-Sebanyak USD7 miliar atau setara Rp99,5 triliun harta milik Mark Zuckerberg lenyap dalam seketika akibat WhatsApp, Facebook, dan Instagram mengalami down.
Hal ini terjadi di seluruh dunia secara mendadak pada Senin (4/10/2021) malam kemarin.
Tak hanya itu, saham Facebook juga mengalami penurunan akibat insiden ini. Untuk informasi lebih lanjut, simak 4 fakta berikut yang telah dirangkum, Selasa (5/10/2021).
1.Saham Facebook turun 5%
Saham Facebook langsung anjlok (-5,73%) di USD 323,34 pada Selasa (5/10) pukul 01.41 WIB. Hal ini jelas merupakan kerugian besar bagi Facebook yang juga menaungi WhatsApp dan Instagram.
2. Harta Mark Zuckerberg alami penurunan
Setelah insiden ini, kekayaan Mark Zuckerberg pun mengalami penurunan menjadi USD120,9 miliar atau setara Rp1.719 Triliun. Posisi Mark Zuckerbeg di Bloomberg Billionaires Index pun dibalap oleh Bill Gates. Mark kini berada di posisi ke-5.
3. Pihak Facebook sampaikan permintaan maaf
Melalui laman resminya, Facebook menyampaikan permintaan maaf kepada para penggunanya atas ketidaknyamanan yang terjadi. Namun, Facebook tidak menjelaskan secara detail apa penyebab gangguan ini.
"Kami sedang berusaha untuk memulihkan semuanya menjadi normal lagi secepat mungkin, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," kata Facebook.
4. Dugaan penyebab down
Beberapa dugaan muncul terkait masalah ini. Menurut pakar keamanan siber, gangguan ini bisa dipicu oleh kesalahan konfigurasi, yang mungkin bisa terjadi akibat adanya kesalahan di internal. Selain itu, sebuah laporan dari Reuters berasumsi bahwa sabotase dari pihak eksternal juga mungkin bisa jadi salah satu pemicu gangguan ini.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "4 Fakta Harta Mark Zuckerberg Lenyap Rp99 Triliun Gegara Facebook Down"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Pantai Glagah jadi motor lonjakan PAD pariwisata Kulonprogo 2026. Kunjungan wisatawan ikut meningkat tajam.
UPN Jogja nonaktifkan dosen terduga pelaku kekerasan seksual. Kasus ditangani Satgas, korban dilindungi.
KPPN Wonosari ajak pemangku kepentingan tolak gratifikasi. Ini batasan yang masih diperbolehkan menurut aturan.
Pemerintah siapkan jutaan lapangan kerja dari hilirisasi, pangan, hingga ekonomi hijau. Ini sektor paling menjanjikan.
Kemenhub dorong Kertajati jadi pusat MRO nasional. Bandara ini diproyeksikan jadi hub penerbangan dan logistik.