WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Kapolda DIY, Irjen Pol Asep Suhendar, melepas mobil vaksinasi keliling di halaman Polda DIY, Kamis (16/9/2021)./ist
Harianjogja.com, SLEMAN-Mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 pada masyarakat, Polda DIY meluncurkan mobil vaksinasi keliling. Seremonial pelepasan mobil vaksinasi keliling dilakukan oleh Kapolda DIY, Irjen Pol Asep Suhendar, di halaman Polda DIY, Kamis (16/9/2021).
Dirbinmas Polda DIY, Anjar Gunadi, mengatakan lantaran wilayah kerja Polda DIY masih banyak daerah-daerah terpencil yang sulit terjangkau, maka di Ditrektorat Binmas dan Biddokes Polda DIY melaksanakan akselerasi vaksinasi khusus di daerah terpencil dengan mobil vaksinasi keliling.
Saat ini pencapaian vaksinasi dosis 1 di wilayah DIY sebesar 76,8% sebagian besar terdiri daerah kota, desa dan daerah yang terjangkau. Sementara pada wilayah terpencil saat ini menurutnya belum terfasilitasi karena terkendala geografi dan jarak ke fasilitas kesehatan.
Ada tujuh mobil vaksinasi keliling yang dilepas, terdiri dari satu unit mobil penerangan keliling Ditbinmas Polda DIY, satu unit mobil vaksinasi keliling Biddokes, dan lima unit mobil penerangan keliling Polres jajaran.
Diharapkan dengan adanya mobil vaksinasi keliling ini akan mempercepat capaian vaksinasi di DIY dan kegiatan ini diharapkan mampu menekan jumlah penderita covid-19 sehingga wilayah DIY segera dapat terbebas dari pandemi ini.
Baca juga: Selama Sosialisasi, Tingkat Okupansi KA Bandara YIA Capai 91 Persen
Kapolda DIY, Irjen Pol Asep Suhendar, mengatakan mobil vaksinasi ini menjadi inovasi yang akan melayani kelompok masyarakat di seluruh penjuru wilayah DIY sehingga target pencapaian vaksinasi segera terpenuhi. “Terus tingkatkan Inovasi-inovasi yang dapat dirasakan oleh masyarakat khususnya di masa Pandemi Covid-19,” ujarnya.
Ia berpesan percepatan vaksinasi di wilayah DIY sangat memerlukan dukungan dari sektor swasta maupun Stakeholder terkait. Sektor swasta memiliki peran sangat penting dalam mensukseskan vaksinasi nasional. Maka ia mengimbau kepada seluruh pejabat utama Polda DIY, Kapolres dan Kapolresta agar menjalin kerjasama dengan pihak swasta dibidang percepatan vaksinasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan keberangkatan dari Jogja mulai pukul 05.05 WIB hingga 22.35 WIB.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.
KPPU telah memutus enam perkara persaingan usaha hingga Juni 2026 dengan total denda Rp767 miliar. Enam perkara lainnya masih diproses.
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Polres Bantul menangkap dua pelaku pembobolan toko kelontong di Jambidan berbekal rekaman CCTV dan sidik jari. Kerugian korban mencapai Rp12,5 juta.