Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Deddy Corbuzier/Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA - Badai Sitokin yang diketahui dialami Youtuber Deddy Corbuzier ternyata hampir membuatnya meninggal dunia. Bagaimana cara mencegah kondisi kritis akibat badai sitokin?
Setelah menjadi buah pembicaraan terkait cuti dua minggu dari seluruh kegiatannya, terungkap ternyata Deddy Corbuzer mengalami sindrom badai sitokin. Padahal, dia dinyatakan negatif dari Covid-19 selama 2 minggu.
BACA JUGA : Sempat Bikin Deddy Corbuzier Nyaris Meninggal
Badai sitokin merupakan peningkatan berlebihan jumlah sitokin (glikoprotein) pada tubuh pasien Covid-19 yang mengakibatkan reaksi hipersensitivitas dan akhirnya mengalami disfungsi organ dan kematian.
Sesuai seperti apa yang terjadi oleh Deddy, kelebihan sitokin yang ada pada tubuhnya menyebabkan kerusakan pada paru-parunya hingga 60 persen.
"Tanpa gejala apapun tiba-tiba Saya masuk ke dalam badai cytokine dengan keadaan paru-paru sudah rusak 60 persen dalam dua hari," ungkapnya pada postingan @mastercorbuzier Minggu (22/08/2021).
Melansir dari timesofindia.com, saat sitokin merusak paru-paru, oksigen akan gagal masuk kedalam setiap bagian tubuh dan akhirnya memungkinkan menyebabkan pembekakkan arteri hingga peningkatan risiko serangan jantung.
Oleh karena itu, Deddy menuturkan rasa syukurnya, meskipun kerusakan paru-paru yang dialaminya sangat parah. Kondisi saturasi oksigennya tetap dalam kondisi baik berkisar di angka 97-99.
BACA JUGA : Deddy Corbuzier Ungkap Sembuh dari Covid-19, Sempat
Lantas, bagaimana cara mencegahnya?
Pencegahan terhadap badai sitokin ini jelas berarti juga mencegah diri dari infeksi virus Covid-19, yang merupakan pemicu produksi sitokin yang berlebih.
Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengonsumsi kebutuhan berbagai vitamin dan mineral yang cukup untuk meningkatkan imun serta kekebalan tubuh.
Mengutip pada bisnis.com, vitamin D bisa menjadi salah satu vitamin yang patut dikonsumsi namun tetap sesuai anjuran. Jumlah Vitamin D harian yang direkomendasikan adalah 400 IU untuk anak hingga usia satu tahun, 600 IU untuk usia 1-70 tahun, dan 800 IU untuk usia 70 tahun ke atas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
361 siswa di Karo diduga keracunan usai menyantap MBG. Satu siswa dirawat intensif di RSU Haji Medan karena mengalami penurunan kesadaran.
Polisi mengamankan pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas Surabaya. Kota dipastikan kondusif.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.
Bursa karbon menjadi instrumen ekonomi hijau Indonesia. Simak cara kerja, mekanisme perdagangan, peserta, dan peluang cuan dari unit karbon.
PLN memulihkan 11 gardu induk di Flores pascagempa M7,7 NTT. Satu penyulang masih terganggu akibat tiang listrik roboh dan patah.