Kemenpar Rilis Data Pariwisata 2025 di 10 Destinasi, Ini Daftarnya
Kemenpar merilis statistik pariwisata 2025 di 10 DPP dan 3 DPR. Simak daftar destinasi serta indikator yang menjadi perhatian pemerintah.
Asteroid Psyche
Harianjogja.com, JAKARTA - NASA meluncurkan misi untuk mempelajari asteroid terdekat bumi yang harganya diprediksi senilai lebih dari US$10.000 kuadriliun.
Asteroid itu, disebutkan mengandung begitu banyak logam mulia sehingga setiap orang di Bumi akan menjadi miliarder jika bisa dibawa ke bumi.
BACA JUGA : Musnahnya Dinosaurus 66 Juta Tahun Lalu akibat Asteroid
Asteroid bernama Psyche itu pertama kali ditemukan 16 pada Maret 1852. Ukurannya, selebar 124 mil, dan akan menjadi fokus utama proyek NASA, yang ditargetkan diluncurkan pada Agustus 2022.
Pesawat ruang angkasa itu akan tiba empat tahun kemudian pada awal 2026.
Ini akan menjadi eksplorasi pertama ke dunia logam daripada batu dan es.
"Tidak seperti kebanyakan asteroid lain yang berbatu atau badan es, para ilmuwan berpikir asteroid tipe-M (logam) 16 Psyche sebagian besar terdiri dari besi logam dan nikel yang mirip dengan Bumi." ungkap pernyataan NASA.
Asteroid itu terletak di antara Mars dan Jupiter. Astreoid itu diyakini sebagai "sisa-sisa protoplanet yang dihancurkan oleh \'tabrakan tabrak lari\' ketika tata surya terbentuk."
Sebuah tim di California telah membuat peta suhu baru untuk membantu NASA memahami sifat permukaan asteroid. Biasanya, gambar inframerah dari batu ruang angkasa hanya memberikan fragmen data yang setara dengan satu piksel, tetapi peneliti bisa mendapatkan resolusi 50 piksel, menurut Daily Mail.
“Temuan ini merupakan langkah untuk memecahkan misteri asal usul objek yang tidak biasa ini, yang telah dianggap oleh beberapa orang sebagai bongkahan inti dari protoplanet yang bernasib buruk”, kata peneliti dari studi baru-baru ini.
BACA JUGA : Tak Perlu Khawatir Lagi, Asteroid Seukuran Stadion Sudah
Mereka menemukan bahwa permukaannya terdiri dari setidaknya 30 persen, dengan batuan lebih lanjut di permukaan yang mengandung butiran logam.
Katherine de Kleer dari Caltech, asisten profesor ilmu planet dan astronomi, menambahkan mereka berpikir bahwa fragmen inti, mantel, dan kerak benda-benda ini tetap ada hari ini dalam bentuk asteroid.
"Jika itu benar, itu memberi kita satu-satunya kesempatan nyata untuk mempelajari secara langsung inti objek mirip planet.” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kemenpar merilis statistik pariwisata 2025 di 10 DPP dan 3 DPR. Simak daftar destinasi serta indikator yang menjadi perhatian pemerintah.
Uni Eropa dan China menyepakati aturan perdagangan untuk mengendalikan ekspor mobil listrik, mempermudah ekspor tanah jarang, dan menekan defisit dagang.
Harga minyak Brent turun ke US$106,04 per barel seiring prospek pasokan diesel Rusia, di tengah kontroversi impor bahan bakar di AS.
Lebih dari 200 orang dilaporkan tewas dalam serangan udara di tambang emas Sudan dekat perbatasan Mesir. Pemerintah memerintahkan penyelidikan.
Tiga rudal Houthi dilaporkan mengarah ke Riyadh dan Khamis Mushait. Arab Saudi menyatakan seluruh rudal berhasil dicegat.
KPK mengirim surat panggilan ulang kepada Nusron Wahid sebagai saksi dugaan korupsi di ATR/BPN, terkait suap pengurusan sertifikat tanah di Bogor.