Kumitra Jambore 2026: Dorong UMKM Jogja Naik Kelas
Tokopedia dan TikTok Shop dorong UMKM Jogja naik kelas lewat pelatihan digital dan kolaborasi strategis.
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. /Suara.com-Ria Rizki
Harianjogja.com, KLATEN-Menteri Sosial Tri Rismaharini diam-diam mendatangi Pemkab Klaten, Senin (5/7/2021) sore.
Risma hanya mampir selama 10 menit mampir di Pendapa Pemkab Klaten, menyerahkan bantuan masker, lalu pergi lagi. Rombongan Mensos datang menumpang dua mobil tanpa pengawalan mobil Patwal kepolisian sekitar pukul 16.30 WIB.
Kedatangan Risma disambut Bupati Klaten Sri Mulyani, Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya, Komandan Kodim Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, serta sejumlah pejabat.
Tak lebih dari 10 menit, rombongan Mensos Risma berada di halaman Pendapa Pemkab Klaten. Setelah meletakkan dan menyerahkan 10 kardus berisi masker medis dari salah satu mobil dan sejenak berbincang dengan pejabat pemkab, Risma bergegas naik ke mobil dan pergi.
Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan kedatangan Risma ke Klaten itu mendadak setelah melakukan kunjungan ke Surabaya, Jawa Timur.
Baca juga: PPKM Darurat: Sejumlah Ruas Jalan Kota Jogja Ditutup, Termasuk Menuju ke Malioboro
“Siang tadi Bu Risma sudah mengabari saya mau datang dan tidak mau ada protokol resmi. Beliau dari Surabaya langsung ke Klaten kemudian ke Solo. Bu Risma ada kegiatan di Solo mengecek dapur umum,” jelas Mulyani saat ditemui wartawan di Pendopo Pemkab Klaten.
Mengecek Kebutuhan
Mulyani mengatakan Klaten menjadi salah satu daerah yang saat ini dipantau Mensos lantaran masuk daerah yang menerapkan PPKM darurat. Risma secara langsung mengecek kebutuhan aoa saja yang diperlukan.
“Secara tertulis kami sudah mengajukan ke Kemensos agar bisa dibantu tenda, bed, hand sanitizer, dan APD lengkap untuk sukarelawan Semoga bisa segera direspons,” katanya.
Mulyani mengatakan Pemkab Klaten mengajukan permintaan bantuan secara tertulis ke Mensos Risma salah satunya kebutuhan 52 tenda yang bakal dipasang di Puskesmas serta pelayanan kesehatan. Salah satunya untuk mengantisipasi antrean vaksinasi Covid-19.
Pada sisi lain, menurut Mulyani, dalam pertemuan singkat itu Risma menyampaikan apresiasi kepada tim pemulasaran jenazah. Dalam hal ini Tim Kubur Cepat Kamboja pada Posko Dukungan Satgas Penanganan Covid-19.
“Saya sampaikan ke Bu Risma hebatnya Klaten memiliki potensi sukarelawan pemulasaran dan pemakaman jenazah. Mereka benar-benar suakrelawan yang tidak pernah mau menerima dana insentif. Hebatnya lagi, dari hampr 1.500 jenazah dengan kondisi suspek, probable, maupun terkonfirmasi, sampai saat ini dalam kondisi sehat tidak ada yang terpapar Covid-19,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Tokopedia dan TikTok Shop dorong UMKM Jogja naik kelas lewat pelatihan digital dan kolaborasi strategis.
Akses air perpipaan di Kota Jogja baru 30 persen. Wali Kota Hasto Wardoyo mengingatkan risiko pencemaran air sumur bagi warga.
BPBD Gunungkidul memetakan sumber air baru di daerah kekeringan sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang terdampak musim kemarau.
Polda DIY memeriksa empat saksi dan menyurati BPN dalam penyelidikan dugaan mafia tanah yang menimpa ahli waris Komaridin di Sleman.
PSIM Jogja memastikan mempertahankan empat pemain asing andalan untuk menghadapi Super League 2026/2027. Ze Valente, Pulga Vidal, Yusaku Yamadera, dan Jop van.
Liam Gallagher kembali menegaskan Oasis belum berencana merilis album baru meski popularitas band legendaris Inggris itu sedang meroket setelah tur reuni.