Angka Kematian akibat Corona Varian Delta Lebih Rendah daripada Varian Lain

Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari Sabtu, 26 Juni 2021 23:17 WIB
Angka Kematian akibat Corona Varian Delta Lebih Rendah daripada Varian Lain

Virus varian delta menyebar di udara/JIBI-Bisnis.com

Harianjogja.com, JAKARTA - Data dari pemerintah Inggris mencatat angka kematian akibat virus Corona varian Delta lebih rendah daripada varian lain.

Bahkan angka kematian akibat varian Delta lebih rendah dibandingkan dua varian lainnya, yakni Alpha dan Beta.

Menurut dokter Adam Prabata sekaligus PhD Student at Kobe University itu, rasio kematian akibat varian Delta sejauh ini ternyata lebih rendah dibanding varian lainnya yang kasusnya banyak (Alpha dan Beta). Delta: 0,3% Alpha: 1,9% Beta: 1,5%.

Angka rasio itu berdasarkan hasil pendataan di Inggris.

"Jadi JANGAN asal klaim dulu kalau varian Delta ini LEBIH MEMATIKAN yaa," tulisnya di akun Twitter.

Dia juga menambahkan data itu juga bisa terus berubah karena pemerintah Inggris rutin update data tersebut minimal seminggu sekali.

"Yang jelas klaim \'Varian Delta lebih mematikan\' sejauh ini BELUM TERBUKTI," tegasnya.

Karena itu, dia mengimbau agar seluruh masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan agar tidak tertular. jPasalnya, jumlah orang yang meninggal akan jadi semakin banyak kalau yang tertular juga semakin banyak.

Sementara itu, berdasarkan data dari assets.publishing.service.gov.uk, kasus Covid-19 varian delta di Inggris mencapai 92.029. Sebanyak 53.882 orang yang terinfeksi belum divaksinasi. Sementara sebanyak 6.242 orang sudah divaksinasi dosis satu kurang dari 21 hari, 13.715 orang sudah disuntik vaksin 1 dosis lebih dari 21 hari, dan 7.235 orang sudah disuntik vaksin lengkap alias 2 dosis.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online