Alami Coronasomnia, Ini Tips Perbaiki Masalah Tidur
Penyakit Covid-19 juga diketahui memengaruhi tidur seseorang. Para dokter menemukan banyak sekali orang yang mengalami gejala yang disebut coronasomnia atau covid-somnia.
Menteri BUMN Erick Thohir memamerkan BTS Meal yang dibeli untuk anak bungsunya/Instagram: @erickthohir
Harianjogja.com, JAKARTA - Penjualan produk BTS Meal dari McDonald\'s menjadi buah bibir di kalangan masyarakat. Mengapa fenomena tersebut bisa terjadi?
Sosiolog Universitas Nasional Sigit Rochadi mengatakan bahwa kolaborasi McDonald\'s dan BTS menjadi fenomena yang meledak karena merupakan pertemuan antara penggemar, nilai, dan idola.
Dia menggaris bawahi beberapa hal terkait keberhasilan strategi promosi tersebut. Pertama, ikon BTS yang merupakan grup idol paling digemari oleh generasi muda. Ini saja mampu menghasilkan minat yang tinggi pada anak muda - yang menjadi kelompok paling dominan di Indonesia.
BACA JUGA : BTS Meal vs Nasi Padang, Mana Juaranya?
Kedua, BTS dan McDonald\'s dengan segmentasi konsumen di kelompok yang sama. Mereka adalah anak muda, dengan mayoritas berada di kelas menengah. Jadi, ada pertemuan yang selaras antara promosi dan minat sehingga menghasilkan aksi yang demikian masif.
Rochadi menuturkan bahwa perilaku ekonomi golongan ini mulanya diawali dengan tahapan kelompok perintis, yakni mereka yang menjadi pihak awal untuk menjajal dan mempromosikan suatu produk. Selanjutnya diikuti oleh kelompok minoritas awal dan berikutnya ke seluruh lapisan masyarakat.
Akan tetapi, lanjutnya, fenomena McD x BTS ini sebenarnya hanya terimplementasi pada kelompok tertentu saja. Gaungnya menjadi sangat masif karena kelompok ini memiliki jumlah yang besar serta mendominasi percakapan dan aktivitas di dunia maya.
Ketiga, upaya dari McDonald\'s dan kepercayaan konsumen terhadap perusahaan. Menurutnya, kendati tidak menghadirkan produk yang benar-benar baru, perusahaan tetap melakukan riset yang mendalam dan implementasi yang matang.
Selain itu, pencapaian ini juga berhasil dicapai karena brand McDonald\'s sendiri telah dikenal sebagai perusahaan besar yang telah memiliki kepercayaan publik, khususnya masyarakat kelas menengah terhadap merek dan produk-produknya.
BACA JUGA : Buntut Kerumunan Promo BTS Meal, 3 Pengelola Mc
"Ini adalah salah satu branding dari McD yang berhasil untuk menggaet konsumennya. Promosinya meledak karena memanfaatkan penggemar BTS di Indonesia yang sangat banyak," ujarnya kepada Bisnis.
Rochadi menuturkan, kegemaran dan kesukaan kelompok anak muda terhadap grup idola mereka saat ini memang berada pada level yang sangat tinggi. Hal ini didorong oleh adanya media sosial yang menyuguhkan konten tentang idola mereka.
Alhasil, para penggemar merasa lebih terkoneksi dengan idolanya sehingga mereka bisa sangat fanatik. Ini lah yang dilirik oleh banyak perusahaan untuk berkolaborasi dengan kelompok idol yang telah memiliki pengikut loyal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Penyakit Covid-19 juga diketahui memengaruhi tidur seseorang. Para dokter menemukan banyak sekali orang yang mengalami gejala yang disebut coronasomnia atau covid-somnia.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Harga pangan nasional hari ini menunjukkan cabai rawit merah Rp78.500/kg, telur Rp33.950/kg. Simak daftar lengkap harga terbaru dari PIHPS.
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
Satpol PP Bantul menertibkan puluhan spanduk dan rontek liar yang dipasang melintang di jalan dan dekat lampu lalu lintas.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.