Pemain Jerman Patungan Bantu Suporter ke Stadion Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Bersin/AntaraNews
Harianjogja.com, JAKARTA - Vaksin virus corona menawarkan perlindungan substansial terhadap COVID-19, tetapi Anda masih dapat tertular penyakit virus setelah divaksinasi.
Data baru yang dipublikasikan di aplikasi ZOE COVID Symptom Study Inggris menunjukkan bahwa ada gejala COVID-19 hanya ada pada "orang yang telah divaksinasi".
Vaksin virus corona memberikan dua manfaat pada pencegahan virus. Pertama, mereka mengurangi keparahan penyakit pada orang yang terkena, dan membuat virus kurang menular pada orang lain. Namun, vaksin tidak menghentikan Anda dari tertular COVID-19.
Menurut data baru yang diterbitkan oleh aplikasi ZOE COVID Symptom Study, studi COVID-19 terbesar di dunia yang sedang berlangsung, bersin lebih dari biasanya dapat menjadi tanda COVID-19 pada orang yang telah divaksinasi.
Seperti yang dijelaskan tim peneliti, bersin biasanya bukan gejala COVID-19, dan lebih mungkin menjadi tanda pilek atau alergi biasa.
"Meskipun banyak orang dengan COVID-19 mungkin bersin, itu bukan gejala pasti karena bersin sangat umum, terutama di bulan-bulan hangat di mana orang mungkin mengalami demam," kata tim peneliti dilansir dari Express.
Namun, data aplikasi penelitian menunjukkan bahwa orang yang telah divaksinasi dan kemudian dites positif COVID-19 lebih mungkin mengalami bersin sebagai gejala dibandingkan dengan mereka yang tidak disuntik.
Ini menunjukkan bahwa banyak bersin tanpa penyebab setelah Anda divaksinasi bisa menjadi tanda COVID-19.
“Jika sudah divaksinasi dan mulai banyak bersin tanpa penjelasan, sebaiknya tetap di rumah dan menjalani tes COVID, terutama jika Anda tinggal atau bekerja di sekitar orang yang berisiko lebih besar terkena penyakit tersebut,” saran Studi Gejala COVID peneliti aplikasi tersebut.
"Namun, penting untuk diingat bahwa hubungan antara bersin dan COVID-19 tidak terlalu kuat sehingga Anda harus tetap waspada terhadap 20 gejala penyakit itu, apakah Anda sudah divaksinasi atau belum, dimana gejalanya meliputi:
1. Suhu tinggi (demam)
2. Menggigil
3. Batuk terus menerus
4. Kehilangan atau perubahan penciuman (anosmia)
5. Kehilangan atau perubahan rasa (disgeusia)
6. Sakit kepala
7. Kelelahan yang tidak biasa (fatigue)
8. Sakit tenggorokan
9. Kebingungan tiba-tiba (delirium), terutama pada orang tua
10, Ruam kulit
11. Perubahan pada mulut atau lidah (lidah COVID)
12. Jari tangan atau kaki merah dan sakit (jari tangan/kaki COVID)
13. Sesak napas
14. Nyeri dada
15. Nyeri otot
16. Suara serak
17. Diare
18. Sulit makan
19. Sakit perut
20. Pilek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.
RAPBN 2027 menargetkan pendapatan Rp3.426 triliun dan belanja Rp4.097,2 triliun, dengan defisit dipersempit menjadi 2,4% terhadap PDB.