Peti Mati Ratu Elizabeth II Sudah Tiba di Edinburg
Rombongan pemakaman yang membawa peti mati Ratu Elizabeth II tiba di kediaman resminya di Edinburgh, Holyroodhouse.
Presiden Chile Sebastian Pinera melihat ke arah pekerja yang membawa kotak vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19 ke helikopter, di Bandara Internasional Santiago, Chile, Kamis (31/12/2020)./Antara-Reuters\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintahan Presiden Joe Biden mencapai kesepakatan dengan pembuat vaksin Amerika Serikat (AS) untuk memberikan 500 juta dosis vaksin Covid-19 kepada 100 negara pada tahun depan. Pernyataan dari Gedung Putih itu keluar saat Biden melakukan persiapkan putaran pertemuan puncak dengan para pemimpin Eropa.
Biden berada di bawah tekanan untuk berbuat lebih banyak agar vaksin AS tersedia untuk negara-negara miskin. Biden akan mengumumkan rencana tersebut pada pertemuan puncak tiga hari negara-negara Kelompok Tujuh (G7) yang akan diadakan di Cornwall, Inggris mulai hari ini.
Ketika ditanya oleh seorang reporter saat dia menaiki peswat kepesidenan Air Force One untuk penerbangan ke Inggris terkait strategi vaksinasi untuk dunia, dia mengatakan sudah punya.
"Saya punya satu, dan saya akan mengumumkannya," kata Biden terkait rencana tersebut.
AS akan membayar harga "nirlaba" kepada Pfizer dan BioNTech untuk pasokan vaksin sebanyak 200 juta dosis untuk didistribusikan tahun ini, dan 300 juta lagi pada pertengahan tahun depan, menurut laporan The New York Times seperti dikutip Aljazeera.com, Kamis (10/6/2021).
Dosis vaksin Covid-19 akan dibeli oleh pemerintah AS dan kemudian disumbangkan ke 92 negara berpenghasilan rendah dan Uni Afrika pada tahun depan, menurut laporan sejumlah media termasuk The Associated Press dengan mengutip sumber tanpa nama yang mengetahui masalah tersebut.
Upaya mengatasi disparitas ketersediaan vaksin antara negara industri kaya dan negara berkembang yang lebih miskin kini menjadi agenda utama G7.
Bahkan ketika sejumlah besar populasi AS dan Inggris telah menerima vaksin dan kasus Covid-19 mulai menurun, pandemi terus mengamuk di tempat lain seperti di Brasil dan India yang mencatat sejumlah besar kematian.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 11 miliar dosis akan dibutuhkan untuk memvaksinasi penduduk global.
Pekan lalu, Biden berjanji untuk berbagi 80 juta dosis vaksin dengan negara-negara lain, yang sebagian besar akan didistribusikan oleh Covax, sebuah aliansi global dari lembaga multilateral.
Saat ini Biden sedang berjuang untuk memenuhi target agar 70 persen orang dewasa AS divaksinasi sebelum 4 Juli atau pada Hari Kemerdekaan negara itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Rombongan pemakaman yang membawa peti mati Ratu Elizabeth II tiba di kediaman resminya di Edinburgh, Holyroodhouse.
Jangan sembarangan menaruh HP. Kebiasaan ini bisa membuat baterai cepat rusak, HP overheat, hingga performa menurun drastis.
Isu pocong berkeliaran di Kulonprogo viral di media sosial. Polisi memastikan kabar tersebut hoaks dan meminta warga tidak panik.
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Timnas Iran resmi pindahkan markas latihan Piala Dunia 2026 dari Arizona ke Tijuana, Meksiko. Mehdi Taj sebut langkah ini imbas ketegangan geopolitik.