Kekayaan Charlie Kirk, Tewas Ditembak di Utah Valley University
Charlie Kirk, aktivis konservatif dan pendukung Presiden AS Trump, seorang yang vokal dan pendiri Turning Point USA, ditembak hingga tewas
Sejumlah warga memadati Blok B Pusat Grosir Pasar Tanah Abang untuk berbelanja pakaian di Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021). Gubernur DKI Anies Baswedan mengakui adanya lonjakan pengunjung di pusat tekstil terbesar se-Asia Tenggara tersebut./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Lebaran 2021 tiba saat Pandemi Covid-19 masih melanda. Pemerintah telah memberikan kelonggaran kepada masyarakat pada Ramadan tahun ini untuk bisa kembali beribadah berjemaah di masjid dan belanja kebutuhan Lebaran.
Namun, hal ini disesalkan karena menimbulkan kerumunan massa.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, bahwa tahun lalu pemerintah mengetatkan aturan, tidak ada ibadah tarawih dan salat berjemaah. Sementara, saat ini sudah ada sedikit kelonggaran.
“Tapi, setiap kelonggaran harusnya diiringi protokol kesehatan yang ketat. Karena itu yang menjaga dan menekan laju penularan,” kata Nadia pada talkshow, Selasa (4/5/2021).
Baca juga: Penumpang di Bandara YIA Melonjak, Didominasi Kedatangan
Sementara, yang terjadi di Indonesia sejak akhir Maret sampai April mobilitas warga meningkat.
Pada awal April sebelum puasa, banyak yang melakukan ziarah. Kemudian, akhir Ramadan ini melakukan persiapan Lebaran, warga belanja ke pasar dan terjadi keramaian.
“Ini sangat disayangkan, di tengah upaya kita terus menerus menyampaikan masyarakat boleh belanja ke mal, tapi harus protokol kesehatan ketat, malah terjadi kerumunan,” ungkap Nadia.
Nadia mengungkapkan, adanya pembatasan jam operasional dan pembatasan jumlah pengunjung bertujuan mengendalikan laju penularan dan membatasi fisik satu orang dengan orang lain, sehingga kemungkinan penularan diperkecil, bukan malah berbondong-bondong belanja sebelum pasar atau mal tutup.
Baca juga: Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran, Bupati Sleman Apresiasi Pertamina
Berdasarkan keterangan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin, kios di Pasar Tanah Abang akan tutup lebih awal yakni pada pukul 4 sore mulai hari ini, Selasa (4/5/2021).
Langkah itu diambil untuk menindaklanjuti kerumunan yang terjadi beberapa hari lalu.
Adapun, pengunjung Pasar Tanah Abang dibatasi 50 persen dan transportasi umum seperti KRL menuju dan dari Tanah Abang dibatasi jam operasionalnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Charlie Kirk, aktivis konservatif dan pendukung Presiden AS Trump, seorang yang vokal dan pendiri Turning Point USA, ditembak hingga tewas
Kemlu RI siapkan langkah perlindungan bagi WNI peserta Global Sumud Flotilla yang dicegat Israel di Laut Mediterania menuju Gaza.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.
Noel mempertanyakan tuntutan kasus korupsi K3 Kemenaker karena selisih hukuman dengan terdakwa lain dinilai terlalu tipis.
Jadwal SIM Kulonprogo 19 Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.