Herdman Pisah Skuad Timnas Indonesia FIFA Matchday dan Piala ASEAN
John Herdman memastikan Timnas Indonesia memakai dua skuad berbeda untuk FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala ASEAN 2026.
Ketua DPP PKB Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut (kiri) saat berkunjung di kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (19/4/2021)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut membantah keras isu musyawarah luar biasa (MLB) di partai pimpinan Muhaimin Iskandar tersebut.
“Kita enggak ngerti siapa itu yang ngomong. Yang jelas saya ini ke sini kan berarti solid, enggak ada apa. Ini menunjukkan kalau PKB ini tidak ada apa-apa,” kata Gus Yaqut saat berkunjung di kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (19/4/2021).
Gus Yaqut yang juga menteri agama itu menegaskan, bahwa PKB di bawah kepemimpinan Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI solid dan tidak ada masalah apapun di internal partai.
BACA JUGA : DPC PKB Jogja Bentuk 71 Unit UMKM
“Siapa yang dorong. Kader yang mana. Kan harus dicek dulu. Kalau DPC, DPC mana. Jangan-jangan DPC yang dibikin," tegas Yaqut.
Ketua PKB yang membidangi Pertahanan dan Keamanan itu menegaskan, informasi yang beredar terkait MLB itu tak dapat dipertanggungjawabkan. Dia bahkan mengaku sudah berkomunikasi dengan salah satu nama yang diduga memantik isu tersebut.
“Saya tidak tahu itu suara dari mana, dan saya sudah tanya mantan ketua DPC PKB Karawang Ahmad Zamakhsyari. Saya kenalnya Jimmy bukan Ahmad. Dan dia mengklarifikasi, dia enggak pernah bicara itu,” ungkap Gus Yaqut.
Gus Yaqut menegaskan, PKB di bawah kepemimpinan Gus AMI justru mampu menorehkan prestasi yang cukup baik selama ini di kancah perolehan kursi parlemen, maupun di pemerintahan. Karena itu, dia geram saat ada segelintir pihak justru mencoba mengganggu solidaritas PKB.
BACA JUGA : DPAC PKB Kulonprogo Tolak Usulan Nama Pengurus Inti
“Ngarang saja, PKB ini partai paling solid dunia akhirat lho. Saya ngobrol dengan Cak Imin biasa saja. Ini yang publik tidak tahu, kok tiba-tiba dikesankan seolah-olah saya ini ada masalah atau sedang membuat masalah, enggak ada, wong PKB kompak. Coba sampean cek,” tegas Gus Yaqut.
Menurut Gus Yaqut, melihat politik tidak boleh hitam dan putih. Perlu dilakukan kroscek mendalam sekaligus memastikan kebenarannya sebuah isu yang beredar, termasuk isu MLB itu. “Wong struktur di PKB lengkap, harus dicek dulu, begitu,” tukas Gus Yaqut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
John Herdman memastikan Timnas Indonesia memakai dua skuad berbeda untuk FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala ASEAN 2026.
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.