Kementerian ESDM Geser Jadwal Operasi Pembangkit Listrik ke 2022
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggeser sejumlah jadwal rencana operasi pembangkit listrik. Tujuannya untuk menghindari kelebihan suplai energi dalam negeri.
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada para pegadang di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu 17 Februari 2021 - Sekretariat Presiden
Harianjogja.com,JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mewaspadai kemungkinan adanya embargo dari negara produsen vaksin Covid-19. Dia menilai perlu pengaturan ritme vaksinasi agar tidak terjadi kekosongan vaksin.
Melalui laman Setkab dikutip Selasa (30/3/2021), Menkes menyampaikan, saat ini sejumlah negara di Eropa dan Asia kembali terjadi lonjakan kasus Covid-19.
Kondisi ini disebabkan adanya jenis virus mutasi baru yang juga telah terdeteksi di Indonesia. Situasi lain adalah mobilitas masyarakat yang terus meninggi. Dia menilai perlu dilakukan antisipasi menyikapi lonjakan tersebut.
BACA JUGA : Ini Jadwal Pelaksanaan Vaksinasi untuk Umum
“Saya ingin sampaikan bahwa meski kita sudah mengalami percepatan dalam vaksinasi,” katanya dikutip Selasa (30/3/2021).
“Kita perlu berhati-hati mengatur laju penyuntikan karena adanya potensi embargo dari negara produsen vaksin yag mengalami lonjakan kasus di negaranya. KIta perlu mengatur ritme vaksinasi agar tidak ada kekosongan vaksin nantinya,” tambahnya.
Menkes menyebut lonjakan kasus di sejumlah negara harus disikapi masyarakat dengan lebih waspada serta menahan mobilitas dan mematuhi disiplin protokol kesehatan. Apalagi jenis mutasi virus baru sangat cepat menyebar.
Dia meminta masyarakat menghindari bepergian hingga pandemi benar-benar terkontrol. “Kalau nanti terjadi lonjakan kasus kasihan tenaga kesehatan kita akan kelelahan,” tuturnya.
BACA JUGA : Menkes Budi Gunadi Sebut RI Masuk 4 Besar Jumlah Vaksinasi Se-Dunia
Sementara itu dalam pelaksanaan vaksinasi, Menkes menyoroti rendagnya partisipasi lansia menerima vaksin. Padahal kelompok ini paling rentan dibandingkan dengan kelompok prioritas lain karena mudah sakit serta tingkat kematiannya tinggi.
“Mari kita upayakan bersama bagaimana bisa mendorong lansia bisa lebih cepat disuntik agar kita dapat melindungi orang tua kita. Semakin cepat vaksinasi dilakukan, semakin cepat kita mencapai kekebalan komunal,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggeser sejumlah jadwal rencana operasi pembangkit listrik. Tujuannya untuk menghindari kelebihan suplai energi dalam negeri.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.