Hattrick Harry Kane Bawa Bayern Juara Piala Jerman 2026
Harry Kane mencetak hat-trick saat Bayern Muenchen mengalahkan Stuttgart 3-0 dan menjuarai DFB-Pokal 2025/2026 di Berlin.
Bagian dalam bangunan eks Puskesmas Bambanglipuro, Bantul./Istimewa-Pemkab Bantul
Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) untuk memperkuat pelayanannya kepada masyarakat sebagai faskes penyedia pelayanan dasar.
"Menurut hemat saya, kita perlu meningkatkan jumlah dan kualitas fasilitas kesehatan tingkat pertama, puskesmas sebagai ujung tombak layanan kesehatan, baik layanan kesehatan kuratif maupun layanan pemberdayaan kesehatan masyarakat," kata Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya pada web seminar Ketahanan dan Kemandirian Kesehatan Indonesia yang diselenggarakan Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia secara daring, Kamis.
Sebagai faskes yang paling dekat dengan masyarakat, lanjut Wapres, puskesmas harus menempatkan dirinya sebagai penjaga gawang atau gatekeeper dalam pengendalian kesehatan masyarakat.
"Menempatkan fungsi faskes tingkat pertama sebagai gatekeeper atau penjaga gawang di tingkat akar rumput merupakan kunci dalam pengendalian kesehatan masyarakat yang akan menurunkan biaya kesehatan secara nasional," jelasnya.
Baca juga: Waspada, Simpang Ketandan Ada Titik Tilang Elektronik
Puskesmas harus meningkatkan fungsinya dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya dalam menekan angka penyakit tidak menular (PTM) yang dapat dicegah dengan penerapan pola hidup sehat dan bersih.
"Dalam suatu negara besar yang memiliki sistem jaminan kesehatan nasional (JKN) berbasis asuransi kesehatan, berfungsinya faskes tingkat pertama secara optimal merupakan suatu keharusan," tegasnya.
Keterbatasan jumlah puskesmas di seluruh daerah menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan edukasi hidup sehat kepada masyarakat sebagai upaya pelayanan promotif dan preventif.
Baca juga: Megawati Sebut Risma Makin Kurus Setelah Jabat Mensos
Jumlah puskesmas saat ini, menurut data Kementerian Kesehatan, sebanyak 10.314 puskesmas, sehingga menurut Wapres angka tersebut belum ideal dengan jumlah masyarakat yang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Keterbatasan jumlah puskesmas yang ada seperti sekarang ini, dengan banyaknya pasien yang perlu dilayani, menyebabkan puskesmas lebih fokus pada pelayanan kuratif, sehingga tidak fokus pada pelayanan promotif dan preventif," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harry Kane mencetak hat-trick saat Bayern Muenchen mengalahkan Stuttgart 3-0 dan menjuarai DFB-Pokal 2025/2026 di Berlin.
iPhone 17 pimpin pasar global Q1 2026, Apple kuasai 3 besar, Samsung dan Xiaomi bertahan di segmen entry level.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.