Luar Biasa! RI Kantongi Pajak Digital dari Google Cs Sebesar Rp23 Triliun Lebih
Hingga 31 Maret 2024, DJP Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak dari sektor usaha ekonomi digital mencapai Rp23,04 triliun.
Presiden Grup Bank Dunia Jim Yong Kim (kiri) bersama Pendiri Alibaba Jack Ma menjadi pembicara di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018)./ANTARA-M Agung Rajasa
Harianjogja.com, JAKARTA - Setelah selama berbulan-bulan tak tampak batang hidungnya, Jack Ma terlihat sedang bermain golf di Sun Valley Golf Resort, Hainan, China.
Dilansir Bloomberg, Jumat (12/2/2021), salah satu pendiri Ant Group Co. and Alibaba Group Holding Ltd. ini didapati sedang melakukan tee off dalam beberapa pekan terakhir di lokasi tersebut. Hal ini disampaikan oleh sumber Bloomberg yang tak ingin diuangkapkan identitasnya.
Padahal sebelumnya, muncul spekulasi bahwa Ma kemungkinan telah melarikan diri ke Singapura. Beberapa mengatakan dia telah ditempatkan di bawah tahanan rumah. Bahkan, lebih buruk lagi, ada yang mengatakan dia dikurung di penjara dengan keamanan tinggi.
Ini adalah penampakan pertamanya sejak muncul di video conference dengan pendidik pedesaan pada 20 Januari lalu. Sementara itu, keberadaannya di Sun Valley Golf Resort membantu meredakan spekulasi terkait penahanan dirinya, bahwa Partai Komunis China terus menekan kerajaan bisnisnya yang luas.
Tamasya golf Ma itu menambah bukti bahwa pengusaha yang blak-blakan itu setidaknya untuk saat ini tengah menghindari skenario mimpi buruk seperti dipenjara atau penyitaan asetnya oleh pemerintah.
Dalam laporan Bloomberg, Ant telah mencapai kesepakatan dengan otoritas China tentang rencana restrukturisasi yang dapat diumumkan secara resmi secepatnya dalam minggu ini.
Kesepakatan ini adalah langkah pertama sebagai kebangkitan kembali penawaran umum perdana raksasa teknologi finansial (tekfin) itu, yang dihentikan oleh regulator pada November 2020, hanya terpaut beberapa hari sebelum Ant melakan IPO di Shanghai dan Hong Kong.
Petunjuk positif lainnya juga muncul minggu ini dari pendiri SoftBank Group Corp. Masayoshi Son, yang merupakan teman lama Ma yang merupakan salah satu investor paling awal di Alibaba. Dalam presentasi pendapatan kuartalan SoftBank Senin lalu, Son mengatakan bahwa dia tetap berhubungan dengan Ma. Meskipun dia tidak berbicara tentang keberadaan miliarder China tersebut, Son mengatakan bahwa Ma suka menggambar dan telah membagikan sketsa melalui obrolan.
Sementara itu, perwakilan Alibaba, Ant, dan Sun Valley Golf Resort menolak berkomentar terkait dengan keberadaan Ma saat ini.
Adapun, saham Alibaba tercatat naik 1,5 persen di New York pada hari Rabu, ditutup pada level tertinggi pada lebih dari 10 minggu terakhir.
Pria berusia 56 tahun itu terus-menerus melepaskan pengawasan sehari-hari atas bisnisnya dalam beberapa tahun terakhir, serta mengundurkan diri sebagai ketua eksekutif Alibaba pada September 2019. Bahkan dalam masa semi pensiun, Ma jarang juga berada di luar pandangan publik setelah dia melontarkan kritiknya terhadap regulator keuangan China pada bulan Oktober.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Hingga 31 Maret 2024, DJP Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak dari sektor usaha ekonomi digital mencapai Rp23,04 triliun.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.