Ukraina Butuh Rp101 Triliun per Bulan untuk Pemulihan akibat Perang
Ukraina membutuhkan dana pemulihan sekitar US$5 miliar - US$7 miliar atau sekitar Rp72 triliun hingga Rp101 triliun per bulan.
Logo Facebook/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyedia layanan internet milik negara Myanmar menutup akses Facebook pada Kamis (4/2/2021), seiring pengambilalihan pemerintah oleh militer yang terjadi.
Dilansir dari South China Morning Post, Kamis (4/2/2021), Kementerian Komunikasi dan Informasi mengumumkan, bahwa Facebook akan diblokir hingga 7 Februari 2021 demi alasan stabilitas.
“Berkaitan dengan situasi saat ini, masyarakat yang mengganggu stabilitas negara ... sedang menyebarkan berita palsu dan informasi yang salah dan menyebabkan kesalahpahaman dengan menggunakan Facebook,” seperti ditulis dalam pengumuman.
Kelompok pemantauan jaringan NetBlocks mengatakan, pemblokiran dilakukan oleh provider negara MPT yang memiliki pengguna hingga 23 juta orang.
Perlu diketahui, 53 juta orang Myanmar atau sekitar setengan populasi menggunakan Facebook. Beberapa orang mengeluhkan pemblokiran ini menyebabkan akses kepada aplikasi lainnya seperti Instagram dan WhatsApp juga terganggu.
Sementara itu, Channel News Asia melaporkan akses internet justru kembali aktif di zona konflik seperti Rakhine dan Chin setelah internet shutdown selama 19 bulan.
Diketahui, pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi memblokir internet di beberapa bagian negara bagian Rakhine dan Chin di utara Myanmar sejak Juni 2019.
BACA JUGA : Militer Myanmar Tangkap Aung San Suu Kyi
Operator ponsel Telenor Group telah mengonfirmasi bahwa layanannya telah kembali di delapan kota kecil di negara bagian Rakhine dan Chin pada hari Rabu.
"Telenor Group dan Telenor Myanmar telah mengadvokasi pemulihan layanan dan menekankan bahwa kebebasan berekspresi melalui akses ke layanan telekomunikasi harus dipertahankan untuk tujuan kemanusiaan," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.
Khin Maung dari kotapraja Mrauk-U di Rakhine utara mengatakan, koneksi internet telah kembali, meski lambat.
"Kini kami sudah bisa mengakses internet lagi. Jadi kami tahu tentang kudeta juga," kata Shouban di Maungdaw.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Ukraina membutuhkan dana pemulihan sekitar US$5 miliar - US$7 miliar atau sekitar Rp72 triliun hingga Rp101 triliun per bulan.
Kemenkop mempercepat operasional 37 ribu Kopdes Merah Putih dan menyiapkan Inpres untuk penguatan ekonomi desa.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.