Petani Muda Magelang Andalkan Teknologi, Pertanian Kian Menjanjikan
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Bupati Magelang, Zaenal Arifin mendapat suntikan vaksin Covid-19 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, Senin (25/1/2021). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG-- Kegiatan kick off vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang menggandeng tokoh ulama Kyai H.M. Agus Aliqoishor sebagai upaya menegaskan bahwa vaksin ini halal.
Kyai H.M. Agus Aliqoishor yang merupakan pengasuh pondok pesantren Darussalam Watucongol, Gunungring, Muntilan, ikut divaksin bersama Bupati Magelang, Zaenal Arifin dan Istri Bupati Magelang, Christanti Zaenal Arifin dalam kegiatan launching vaksinasi Covid-19 di Pendopo Merapi Rumah Dinas Bupati Magelang, Senin (25/1/2021).
"Saya baru saja pertama kali memulai vaksinasi dan mencanangkan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang. Nanti akan dilakukan vaksinasi lagi dua minggu yang akan datang tepatnya tanggal 8 Februari 2021," kata Zaenal Arifin.
Baca juga: 31 Kabupaten dan Kota di Jateng Sukses Memulai Vaksinasi Covid-19 Hari Ini
Ia mengatakan bahwa, nantinya vaksinasi Covid-19 ini harus dilakukan oleh seluruh masyarakat sesuai dengan ketentuan yang sudah ada, sebagai tanggungjawab pribadi dan upaya untuk menjaga negeri.
Ia menjelaskan, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, vaksinasi pertama adalah dilakukan oleh tenaga kesehatan, selain itu juga termasuk diikuti oleh kepala daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
"Oleh karena itu kita juga mengajak Kyai H.M. Agus Aliqoishor sebagai salah satu pengasuh pimpinan pondok pesantren untuk mewakili dari sisi halal dan aman untuk dilakukan vaksinasi tersebut," jelasnya.
Baca juga: Ketiga Kalinya dalam Sebulan Ini, Jokowi Ajak Masyarakat Bersyukur Soal Covid-19
Pada kesempatan yang sama, Zaenal juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut serta mensukseskan jalannya vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang. Bagi masyarakat yang sudah divaksinasi diharapkan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan.
"Meskipun nanti sudah divaksin, prokesnya jangan lupa. Harus tetap menggunakan masker, jaga jarak, dan menghindari kerumunan harus tetap dilakukan," tuturnya.
Kyai H.M. Agus Aliqoishor mengungkapkan sempat ada rasa takut, namun menurutnya harus mampu dan siap melakukan hal-hal demi kemaslahatan dan keselamatan semua.
"Ini harus. Kita tidak bisa mengajdalkan doa. Misal secara lahir, dokter kurang apa, tapi banyak yang kena [Covid-19]. Kalau hanya andalkan doa, banyak kyai yang kena, maka kita tidak bisa salah satu. Harus lahir dan bathin. Harus lakukan kebersamaan," kata kyai yang dikenal dengan nama Gus Ali tersebut.
Terkait kekhalalan vaksin, menurutnya sudah jelas bahwa obat tidak ada halal dan haram.
"Kalau memang obatnya hanya ini, biarpun sifatnya haram, tapi jika memang ini yang bisa menyembuhnya, diwenangkan. Contoh orang kena penyakit gatal, diberi obat, tidak sembuh. Ada saran makan tokek, padahal tokek itu haram. Tapi bagaimana lagi, memang itu hanya obatnya, maka itu diperbolehkan, biarpun haram," katanya.
Untuk diketahui, total kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Magelang sampai dengan tanggal 24 Januari 2021 pukul 15.00 WIB sebanyak 7.495 orang dengan rincian sembuh sebanyak 5.820 orang, meninggal sebanyak 195 orang, dan dirawat/isolasi mandiri sebanyak 1.480 orang.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti menerangkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang sebagai salah satu upaya untuk mengurangi transmisi/penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity), dan melindungi masyarakat agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.
Total sasaran pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang sebanyak 795.580 orang dengan rincian, sumber daya manusia kesehatan 2.794 orang, pelayan publik 42.865 orang, masyarakat rentan 404.502 orang, masyarakat umum dan pelaku ekonomi 181.945 orang, masyarakat rentan lainnya (lansia) 163.474 orang.
"Kabupaten Magelang mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 5.640 dosis untuk 2.794 sumber daya manusia kesehatan dan 10 VVIP daerah. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama ini ditargetkan selesai pada tanggal 28 Januari 2021," terang, Retno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.