Prabowo Target Garuda Cetak Laba 2027, Ini Kinerja GIAA
Garuda Indonesia ditargetkan mulai mencetak laba pada awal 2027. Rugi GIAA kuartal I/2026 menyusut 45,2% menjadi US$41,6 juta.
AirAsia/Bloomberg
Harianjogja.com, JAKARTA – Sebuah benda besar yang ditemukan di Kotawaringin, Kalimantan Tengah diduga bangkai pesawat milik AirAsia. Meski demikian, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hingga kini belum bisa memastikan dan mengkonfirmasi hal tersebut.
Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan temuan tersebut masih dikaji oleh tim dan belum bisa menyebutkan secara pasti puing besar yang diduga merupakan bangkai dari bagian badan pesawat.
“Belum bisa dipastikan dan terkonfirmasi. Kami tidak berani menginformasikan bahwa bangkai tersebut adalah pesawat AirAsia,” ujarnya, Selasa (5/1/2021).
Baca juga: Tahun Ini, Disdik Sleman Ajukan 1.108 Formasi P3K
Adapun Warga Dusun Teluk Ranggau, Desa Sungai Cabang, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng) sempat digegerkan dengan temuan benda besar. Benda tersebut mirip bangkai pesawat diduga bangkai AirAsia.
Rekaman video bangkai pesawat tersebut diunggah di Facebook @andi andisukandi. Temuan itu sudah dilaporkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk diproses lebih lanjut. Penemuan diduga puing badan pesawat di Dusun Teluk Raggau, Desa Sugai Cabang, karena di pantai tersebut sedang musim gelombang. Tidak tertutup kemungkinan diduga puing pesawat tersebut hanyut terbawa arus hingga sampai ke lokasi Dusun Teluk Raggau.
Baca juga: Merapi Dinyatakan Masuki Fase Erupsi 2021, Begini Penjelasan Lengkap BPPTKG
KNKT telah menerima informasi penemuan puing tersebut pada Senin (4/1/2021). Tim akan menganalisis puing logam yang saat ini ditarik ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kumai itu.
Sempat beredar kabar puing tersebut merupakan bagian potongan dari pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di perairan Selat Karimata pada 2014. Namun, puing tersebut sudah tidak ada cat dan logonya.
Sebelumnya, tim gabungan juga sudah mengecek penemuan puing logam yang diduga bagian dari badan pesawat. Tim gabungan masih memastikan puing tersebut merupakan badan pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh pada 2014 atau bukan.
View this post on Instagram
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Garuda Indonesia ditargetkan mulai mencetak laba pada awal 2027. Rugi GIAA kuartal I/2026 menyusut 45,2% menjadi US$41,6 juta.
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.