Faisal Basri: Jangan Harap Menteri Tangani Covid-19, Tugas Mereka Banyak

Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani Jum'at, 04 Desember 2020 11:27 WIB
Faisal Basri: Jangan Harap Menteri Tangani Covid-19, Tugas Mereka Banyak

Pengamat Ekonomi Faisal Basri memaparkan materinya pada seminar Prediksi Ekonomi 2018: Economy and Capital Market Outlook 2018 dengan tema At The Crossroad, di Jakarta, Kamis (9/11)./JIBI-Abdullah Azzam

Harianjogja.com, JAKARTA – Ekonom Senior Institute for Development of Economics (Indef) Faisal Basri kembali mencuitkan harapannya kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menyelamatkan Indonesia.

“Pak Presiden, tolong segera selamatkan Indonesia. Jangan berharap para menteri menangani Covid-19 karena tugas mereka sudah sangat banyak. Ini bukan kerja sambilan. Bentuk tim purnawaktu yang professional dan ahlinya,” demikian ditulisnya, Kamis (3/12/2020).

Tak lama, Faisal pun kembali melontarkan keluhannya bahwa banyak menteri Jokowi lebih mementingkan urusan investasi.

Pada saat bersamaan, dua menteri Jokowi yakni Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terbang ke Jepang, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 Diklaim Bisa Turun Asal 75 Persen Populasi Pakai Masker

Keduanya bertemu dengan konglomerat Jepang untuk menjajaki kerja sama dengan Nusantara Investment Authority, sovereign wealth fund Indonesia yang dibentuk lewat omnibus law UU Cipta Kerja.

Sebelumnya, Luhut juga melawat ke Amerika Serikat yang disebutnya merupakan perintah Presiden Joko Widodo terkait dengan perpanjangan fasilitas Generalized System of Preference (GSP). 

"Itu perjalanan panjang perundingan juga, dan saya berundinglah selama hampir setahun dengan mereka," ungkap Luhut dikutip Bisnis, Rabu (2/12/2020).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online