Tersangka Kasus Menwa UNS Terus Menunduk
Dua tersangka dugaan penganiayaan maut terhadap peserta diklat Menwa Universitas Sebelas Maret (UNS) hanya tertunduk saat didatangkan di halaman Mapolresta Solo, Senin (3/1/2021).
Kubah lava Gunung Merapi terlihat dari Dam Sabo Kali Gendol, Bronggang, Cangkringan, Sleman, Minggu (12/4/2020). /ANTARA FOTO-Hendra Nurdiyansyah
Harianjogja.com, BOYOLALI — Kepala Desa Jrakah, Tumar, mengungkapkan warganya emoh mengungsi ke arah barat dan selatan jika Gunung Merapi Erupsi. Oleh karenanya, pemdes pun memfasilitasi tempat pengungsian di utara desa.
Hal itu diungkapkan oleh Tumar saat kegiatan sosialisasi aktivitas Gunung Merapi kepada masyarakat yang ada di kawasan rawan bencana, Sabtu (14/11/2020). Sosialisasi ini melibatkan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
BACA JUGA : Kelompok Relawan di Pengungsian Merapi
Tumar mengatakan warga di Desa Jrakah masih berpegang pada nasihat-nasihat orang tua, atau pun mitos. Nasihat itu yakni larangan lari ke barat atau ke selatan saat ada gunung meletus.
“Jadi mereka pakai mitos lari ke utara atau timur. Maka kami juga menfasilitasi, ketika harus ada pengungsian besar, kalau ke utara itu ke Dukuh Jarak lalu bisa diangkut langsung ke Karanggeneng, Kecamatan Boyolali, sebagai sister village,” ungkap dia.
Koordinasi
Tumar mengatakan sejauh ini sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah Desa Karanggeneng mengenai kesiapan program sister village tersebut. Mengenai wilayah yang masuk KRB III, berdasarkan lokasi yang direkomendasikan BPPTKG adalah Dukuh Sepi dan Jarak.
BACA JUGA : Jumlah Pengungsi Merapi Naik, Pagi Pulang & Sore Balik
Namun menurut Tumar, Dukuh Kajor, sebagian Tosari dan Jrakah juga masuk di dalamnya. Sebab wilayah tersebut berdekatan dengan bantaran Kali Apu. Untuk jumlah penduduk, total di Desa Jrakah ada sekitar 4.400 jiwa. Sedangkan di KRB III ada sekitar 2.000.
Sementara itu Staf Ahli Geologi BPPTKG, Dewi Sri Sayudi, mengatakan dalam sosialisasi itu pihaknya menyampaikan mengenai kondisi aktivitas Gunung Merapi kepada warga dan tokoh masyarakat yang hadir. Dimana saat ini sudah ada peningkatan status aktivitas dari waspada ke siaga.
BACA JUGA : Pengungsi Merapi di Cangkringan 185 Orang
“Sampai hari ini aktivitas Merapi baik seismisitasnya dan deformasi terus meningkat. Deformasi hari ini sekitar sudah mencapai 12 sentimeter hingga 13 sentimeter per hari,” kata dia saat ditemui wartawan di Balai Desa Jrakah, Sabtu. Menurutnya, sejak adanya erupsi pada Juni lalu, deformasi terus mengalami peningkatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua tersangka dugaan penganiayaan maut terhadap peserta diklat Menwa Universitas Sebelas Maret (UNS) hanya tertunduk saat didatangkan di halaman Mapolresta Solo, Senin (3/1/2021).
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.