Petani Magelang Tingkatkan Nilai Sawi Lewat Keripik Kraukk
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Petugas Dinas Kesehatan melakukan rapid test pada sukarelawan pengungsian Merapi di Balai Desa Deyangan, Mertoyudan Kabupaten Magelang, Kamis (12/11/2020)./Ist-dok Humas Pemkab Magelang.
Harianjogja.com, MAGELANG—Upaya penyelamatan warga dari erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Magelang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Salah satunya melaksanakan rapid test di lokasi pengungsian.
Setelah pada awal pengungsian, semua pengungsi yang tiba dilakukan rapid test, kini giliran sukarelawan yang mengikuti tes deteksi dini tersebut. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang melakukan rapid test kepada sejumlah sukarelawan yang terlibat langsung membantu di lokasi pengungsian.
BACA JUGA : HARIAN JOGJA HARI INI: Jumlah Pengungsi Bertambah
Kepala Dinkes Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti mengatakan nantinya seluruh sukarelawan yang terlibat di tempat pengungsian akan diikutkan rapid test dengan tujuan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di lokasi pengungsian.
"Tidak hanya pengungsi saja yang kami amankan, tetapi juga para sukarelawan. Kami harapkan mereka sehat semua sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," terang, Retno saat dimintai konfirmasi di tempat pengungsian Balai Desa Deyangan, Mertoyudan, Kamis (12/11/2020).
Retno tidak bisa memastikan berapa jumlah sukarelawan yang ada di lokasi pengungsian tersebut. Namun, ia memastikan akan melayani setiap sukarelawan yang ada. Saat ini, lokasi pengungsian warga dari Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Merapi ada di empat titik.
BACA JUGA : Jumlah Pengungsi di Glagaharjo Bertambah, Keluarga Boleh
Warga Desa Paten Kecamatan Dukun mengungsi di gedung TEA Desa Banyurojo dan Mertoyudan Kecamatan Mertoyudan, Warga Desa Ngargomulyo Kecamatan Dukun mengungsi di Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan, dan warga Desa Keningar Kecamatan Dukun mengungsi di Balai Desa Ngrajek Kecamatan Mungkid.
Adapun dari hasil rapid test yang telah dilakukan kepada para pengungsi sebelumnya, Dinkes mendapati ada sembilan pengungsi yang reaktif dengan hasil swab 7 orang negatif dan dua lainnya masih menunggu hasilnya.
"Tujuh orang dengan hasil negatif dikembalikan lagi di barak pengungsian, dan dua orang lainnya masih berada di Rumah Sakit Merah Putih," katanya.
BACA JUGA : HARIAN JOGJA HARI INI: Pengungsi Dilindungi dari Covid-19
Selain melakukan rapid tes kepada para pengungsi dan relawan, Dinas Kesehatan juga melakukan beragam upaya pencegahan Covid-19, di antaranya membagikan masker bagi seluruh pengungsi, memberikan multivitamin, makanan tambahan, serta memberikan edukasi agar tetap merasa aman dan nyaman di tempat pengungsian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Petenis Indonesia Janice Tjen tersingkir di 16 besar WTA 500 DC Open setelah kalah sengit dari Anna Kalinskaya dalam 3 set. Simak detail pertandingan dramatisny
Penggunaan QRIS di DIY tumbuh 17,5 persen hingga Juni 2026. Mayoritas merchant berasal dari usaha mikro dengan konsentrasi terbesar di Sleman.
Kenali 4 pembalap MotoGP 2026 yang belum pernah menang balapan, termasuk Pedro Acosta dan Toprak Razgatlioglu. Siapa yang akan segera memecahkan rekor?
Agustus 2026 diramaikan peluncuran smartphone baru dari Google, Poco, Honor, Vivo, iQoo, dan Oppo dengan spesifikasi unggulan.
Jorge Lorenzo akui teknik menikung Marc Marquez di tikungan kiri mustahil ditiru. Gaya pengereman dan sliding jadi rahasia kehebatan The Baby Alien.