MotoGP Catalunya 2026 Dua Kali Red Flag akibat Crash Beruntun
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin, memberikan pengarah kepada santri Ponpes Sirojut Tholibin Kersan, Kendal, tentang penerapan protokol kesehatan, Selasa (6/10/2020). /Ist-Humas Pemprov Jateng
Harianjogja.com, SEMARANG — Pandemi Covid-19 membuat banyak aktivitas dibatasi termasuk kegiatan belajar mengajar. Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen, menilai kegiatan belajar di pondok pesantren (ponpes) tidak perlu berhenti atau diliburkan akibat pandemi ini.
Meski demikian, santri dan pengurus ponpes harus mulai mengubah perilaku sesuai protokol kesehatan guna mencegah Covid-19.
“Kegiatan belajar di ponpes jangan berhenti, karena paku bumine dunya [paku buminya dunia] adalah ulama. Saya atas nama pemerintah punya kewajiban menjaga umat. Pemerintah bukan membatasi atau melarang kegiatan belajar di ponpes. Mengaji tetap dilaksanakan, tapi harus patuh protokol kesehatan,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yasin itu saat berkunjung ke Pesantren Sirojut Tholibin Kersan, Pegandon, Kabupaten Kendal, Selasa (6/10/2020).
Baca juga: Satpol PP Jogja Ingatkan Warga yang Ingin Jajan Makanan: Kalau Restoran Penuh, Jangan Maksa Masuk
Gus Yasin lantas mencontohkan pola yang diterapkan Ponpes Al Hikmah Kendal. Ponpes tersebut tidak meliburkan kegiatan belajar dan salat Jumat berjemaah. Namun tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Ponpes tetap menyelenggarakan salat Jumat berjemaah dengan memisah dengan jemaah dari luar ponpes. Jemaah santri di bagian selatan, sedangkan jemaah masyarakat umum ditempatkan di sisi utara masjid. Sehingga tidak ada interaksi dengan warga di luar ponpes,” bebernya.
Sedangkan untuk kegiatan mengaji secara tatap muka, Gus Yasin mencontohkan pola yang diterapkan ponpes di Kudus. Ponpes tersebut tetap menggelar kegiatan secara tatap muka dengan mengenakan face shield dan jaga jarak.
Baca juga: PN Jakpus Lockdown, Sidang Pinangki Ditunda Dua Pekan
“Ngaji tetep nanging ditata [mengaji tetap berjalan tetapi ditata], pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, dan jaga kebersihan. Siapapun dapat terpapar virus corona, tentu kita tidak mau kehilangan kiai karena tertular Covid-19,” imbuhnya.
Menurut Gus Yasin, persebaran Covid-19 di lingkungan ponpes bisa dicegah dengan memperketat protokol kesehatan. Selain itu, ponpes juga bisa membentuk Jaga Santri dan mengajak masyarakat taat anjuran pemerintah.
“Santri yang baru datang dari luar daerah harus menjalani karantina selama 14 hari dan mengkonsumsi vitamin. Jika tidak ada gejala, maka bisa mengikuti kegiatan belajar. Kalau mengalami langsung bawa ke rumah sakit,” imbau Gus Yasin.
Selain itu, Gus Yasin juga meminta pihak ponpes untuk rutin berkoordinasi dengan aparat pemerintah setempat. Hal itu berkaitan dengan penyediaan sarana karantina santri maupun fasilitas kesehatan.
Kasus penularan Covid-19 di lingkungan ponpes atau klaster ponpes saat ini memang tengah melonjak di Jateng. Bahkan, menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yulianto Prabowo, klaster ponpes menjadi penyumbang terbanyak kasus baru positif Covid-19 di Jateng, selain klaster rumah tangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Sebanyak 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia, ditemukan. Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan pencarian masih berlangsung.
Liverpool keluar dari empat besar Liga Inggris 2025/2026 usai kalah dari Aston Villa, sementara Manchester United pastikan posisi ketiga.