Asap Muncul di Terminal 2 Soetta, Operasional Penerbangan Tetap Normal
Asap muncul di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta akibat kendaraan ground handling bermasalah. Operasional penerbangan tetap normal.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Sekretaris DKI Jakarta Saefullah dikabarkan meninggal dunia, kabar tersebut dibenarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pesan yang tersebar di aplikasi pesan singkat.
"Innalillahi wa inna ilaihi roojiun. Saudara kita, sahabat baik kita, pribadi shaleh yang amat baik itu yang selama ini bekerja bersama kita telah dipanggil pulang ke rahmatullah .Bapak Saefullah wafat pukul 12.55 di RSPAD-GS," ujar Anies dalam pesan singkat itu, Rabu.
BACA JUGA : DKI Jakarta PSBB: Masuk Jogja, Warga dari Zona Merah
Lebih lanjut, Anies mengatakan,"Mohon doakan. Bagi semua, segerakan ambil air wudhu dan siang ini kita semua selenggarakan sholat ghaib untuk almarhum."
Seperti yang diketahui, Sekda DKI Saefullah dikabarkan menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat karena terinfeksi COVID-19.
Kekosongan Saefullah pun digantikan sementara oleh Sri Haryati dengan jabatan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah DKI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Asap muncul di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta akibat kendaraan ground handling bermasalah. Operasional penerbangan tetap normal.
Bulog mempercepat penyaluran beras SPHP dan bantuan pangan. Stok beras nasional mencapai 5,3 juta ton dan dinilai aman untuk menjaga harga beras.
Anggota Polres Tuban berinisial TS meminta maaf atas video viral yang melibatkan dirinya. Korban menerima permintaan maaf dan memilih jalur damai.
Seorang bidan RSUD Besuki ditemukan meninggal di drainase Pantura Situbondo. Polisi menyelidiki dugaan pembunuhan dan melakukan olah TKP.
Kim Jong Un mengungkap rencana pengembangan senjata bawah air rahasia sebagai bagian dari modernisasi angkatan laut Korea Utara.
Megawati Soekarnoputri membuka pameran Mata Hati Soekarno di Bantul. Sebanyak 47 perupa menafsirkan pemikiran dan warisan Bung Karno.