Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Aparat Polres Magelang Kota membagikan jamu kepada warga di Alun-Alun Kota Magelang, Jumat (4/9/2020)./Ist-Dok Polres Magelang Kota
Harianjogja.com, MAGELANG- Sebagai salah satu upaya mendukung pencegahan penularan Covid-19, Polres Magelang Kota melakukan aksi bagi-bagi jamu kepada warga. Kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan imun masyarakat.
Pembagian jamu digelar Jumat (4/9/2020) pagi di Alun-Alun Kota Magelang yang berada di depan kantor Polres Magelang Kota. Dalam kegiatan ini, ada sekitar 500 gelas jamu yang dibagikan pada warga.
Kasat Lantas AKP Sugito menyebutkan pembagian minuman ini mengambil tema Budaya Minum Jamune, Bablas Angine. "Sasaran kami adalah masyarakat umum yang beraktivitas di sekitar alun-Alun Kota Magelang," jelasnya, di sela kegiatan.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-65 Polisi Lalu Lintas tahun 2020 ini juga diikuti dengan sosialisasi pencegahan penularan pandemi Covid-19 melalui kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan Ketertiban Lalu Lintas. Pengendara diberi imbauan agar selalu menggunakan masker saat berkendara dan mematuhi protokol kesehatan.
Kanit Regident Sat Lantas Ipda Zuhdi Fahrudin menambahkan dalam sosialisasi itu, mereka memberikan pemahaman pengertian Adaptasi Kebiasaan Baru yaitu masyarakat dapat beraktivitas seperti keadaan normal sebelum ada pandemi Covid-19 namun dalam pelaksanaan aktivitas tersebut selalu mengedepankan Protokol Kesehatan.
"Yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kontak fisik, mengedepankan pola hidup sehat dengan sering mencuci tangan dengan sabun, konsumsi makanan dan minuman yang dapat meningkatkan imun tubuh dan salah satunya mengkonsumsi jamu," jelasnya.
Kasubbaghumas Iptu Suharto menambahkan jamu yang dibagikan merupakan jamu gendong buatan industri kecil di Kota Magelang. "Ada beras kencur, kunyit asam dan lain-lain yang sering dikonsumsi masyarakat karena meningkatkan kesehatan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.