Baguna PDI Perjuangan Jogja Gelar Simulasi Bencana di Gajahwong
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Foto ilustrasi. /Bisnis-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA--Inisiatif #MelajuBersamaGojek untuk membantu UMKM semakin berkembang diwujudkan dengan perluasan layanan pengiriman antarkota. Logistik selama ini memang menjadi salah satu tantangan terberat bagi pelaku usaha mikro dan kecil terlebih di situasi pandemi seperti saat ini.
Inovasi untuk logistik itu dijalankan melalui salah satu ekosistem Gojek yaitu GoSend. Diperkenalkan secara resmi pada 26 Agustus 2020.
Layanan tersebut diberi nama GoSend Intercity Delivery. Pada saat bersamaan juga diluncurkan fitur pemesanan yaitu GoSend Web Portal.
Head of Logistics Gojek Group, Junaidi, mengatakan inovasi terbaru GoSend ini merupakan perwujudan seluruh upaya dan teknologi dalam ekosistem Gojek yang membantu UMKM supaya lebih mudah menerapkan digitalisasi pada operasional bisnisnya.
”Kami melihat logistik sangat menyulitkan bagi para pelaku UMKM. Pertama, UMKM sulit untuk dapat akses layanan logistik. Kedua, area layanan yang terbatas. Ketiga, keterlambatan pengiriman dan keempat biaya tinggi,” ungkapnya, dalam keterangan resmi, Jumat (28/8/2020).
Inovasi GoSend terbaru ini, Junaidi menegaskan, untuk menggerus empat momok logistik yang dihadapi UMKM tersebut. ”Para pelaku UMKM bisa mendapatkan solusi ekosistem Gojek yang paling tepat sesuai dengan bisnis mereka. Kami berikan solusi lengkap untuk UMKM secepat mungkin agar bisa go-digital,” terusnya.
Setelah sebelumnya menjalankan layanan di Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi (Jadetabek) dan Bandung, GoSend yang berkolaborasi dengan Paxel, startup logistik same-day delivery service, memperluas jangkauan layanan ke Jawa Tengah. Dengan ekspansi tersebut, GoSend Intercity Delivery kini juga hadir di Yogyakarta, Solo, dan Semarang.
”Inovasi terus terjadi di era adaptasi kebiasaan baru ini. Bukan sekadar yang sudah terealisasi, pihaknya ingin membuka lebih banyak lagi peluang bagi UMKM di Indonesia untuk dapat berbisnis dengan lebih mudah,” COO dan Co-Founder Paxel, Zaldy Ilham Masita, mengatakan.
BACA JUGA: Perjalanan Cucu Ma\'ruf Amin dari Panggung Sinetron ke Panggung Pilkada
Manfaat layanan GoSend Intercity Delivery tidak hanya dirasakan pengguna Gojek individu, tetapi juga para pelaku UMKM dan komunitas social seller yang terus berupaya mendorong produktivitas. Pada saat yang sama dilakukan upaya meminimalkan tantangan logistik pada saat mengirim barang ke konsumen.
Sejak diluncurkan pada April 2020, layanan GoSend Intercity Delivery untuk area Jadetabek dan Bandung telah mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat. Sekitar 70% transaksi GoSend Intercity Delivery tersebut berasal dari pengiriman untuk kategori makanan dan minuman.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.
Xpeng melakukan recall 33.473 unit X9 di China akibat potensi kebocoran pada suspensi udara depan. Perbaikan gratis akan dimulai pada 28 Agustus 2026.
" kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD Sleman mempelajari strategi komunikasi publik yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya,"
Pemkab Banyumas menunggu hasil investigasi Polresta Banyumas terkait ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest di Purwokerto. Korban sementara mencapai sekitar 90 o