Kecelakaan Tawangmangu: Motor Tabrak Pagar, Ayah-Anak Meninggal
Kecelakaan di Jalan Tawangmangu–Solo menewaskan ayah dan anak setelah motor menabrak pagar SPPG. Dua anggota keluarga lainnya masih dirawat.
Anggota Polres Sukoharjo dihukum push up karena kedapatan tak memakai masker dengan benar, Senin (24/8/2020). /Solopos.com-Indah Septiyaning W.
Harianjogja.com, SUKOHARJO -- Belasan anggota Polres Sukoharjo terjaring razia masker dalam inspeksi mendadak (sidak) yang digelar Polres setempat pada Senin (24/8/2020).
Dalam sidak tersebut, para anggota Polres Sukoharjo ini kedapatan menggunakan masker yang belum sempurna dan bukan masker Polri.
Mereka yang terjaring razia ini lantas dijatuhi hukuman fisik berupa push up dan mengucapkan sumpah janji Tribrata. Berdasarkan pantauan Solopos.com, razia masker dipimpin langsung Wakapolres Sukoharjo Kompol Samrodin digelar polres sebelum pelaksanaan apel pagi pada pukul 08.00 WIB.
BACA JUGA : Resmi! Tak Pakai Masker di Bantul Didenda Rp100.000
Satu per satu anggota dilakukan pengecekan suhu badan. Di sela pengecekan suhu badan ini, Wakapolres mendapati sejumlah anggota belum sempurna menggunakan masker. Mereka lantas diminta push up dan mengucapkan sumpah janji Tribrata.
Tak cukup itu, Wakapolres melanjutkan pemeriksaan terhadap peserta apel dengan mengecek satu per satu anggota. Dari pengecekan ini, Wakapolres menemukan sejumlah anggota tak menggunakan masker Polri.
Salah satunya Kapolsek Tawangsari AKP Didik Noertjahjo. Didik beralasan Polsek Tawangsari belum menerima masker Polri."Siap Polsek Tawangsari belum menerima masker Polri," ucap Didik.
Kedapatan Tak Menggunakan Masker Polri
Wakapolres Sukoharjo lantas meminta petugas Provos untuk mencatat Polsek Tawangsari belum menerima masker.
BACA JUGA : Sudah 800 Orang di DIY Terjaring Razia karena Tak Pakai Masker
Beberapa peserta apel juga kedapatan tak menggunakan masker Polri dengan alasan beragam, dari kotor, belum cuci, sampai hilang. Para anggota ini juga dihukum push up.
Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan operasi masker dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran anggota Polres Sukoharjo agar menggunakan masker secara benar.
Hari ini Polres Sukoharjo menggelar sidak penerapan protokol kesehatan terhadap para anggota. Bagi yang melanggar atau menggunakan masker tidak sempurna kita beri hukuman fisik dan mengucapkan Tribrata," katanya.
Kapolres menambahkan hukuman fisik diberikan sekaligus sebagai upaya menjaga kebugaran tubuh. Sedangkan pengucapan Tribata agar anggota Polres senantiasa ingat dengan sumpah janji sebagai anggota Polisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
WJNC 2026 bergeser ke Malioboro hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan memperpanjang lama tinggal wisatawan.
Belanja pemerintah pusat dalam RAPBN 2027 naik Rp9,1 triliun. Target pajak dan PNBP juga dinaikkan agar defisit tetap 2,4% PDB.
Habiburokhman menilai pemerintahan Prabowo lebih demokratis dan meminta RUU Perampasan Aset mencegah penyalahgunaan kekuasaan.
Mobil bergetar saat berhenti, melaju, atau mengerem bisa menjadi tanda masalah mesin, ban, roda, transmisi hingga rem.
Satpol PP Bantul akan menertibkan bangunan liar dan semi permanen di sepanjang JJLS yang dinilai melanggar aturan ketertiban umum.