OJK Catat 42 Multifinance Alami Kredit Macet di Atas 5 Persen
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Ekonom Rizal Ramli (kiri) berdiskusi soal impor beras di DPR, Kamis (20/9)./JIBI/BISNIS/John Andi Oktavei
Harianjogja.com, SEMARANG - Ekonom senior, Rizal Ramli mengatakan, Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi yang besar untuk memajukan daerahnya.
Salah satunya, sebut Rizal Ramli, pengembangan industri padat karya di sepanjang wilayah pantai utara karena biaya tenaga kerja maupun harga lahan yang murah.
"Saya menyarankan kepada pemerintah untuk agresif untuk mengundang investor dari luar negeri untuk mendirikan industrinya di Jawa Tengah itu sangat menarik," ujar Rizal Ramli dalam acara Ngopi (Ngobrol Perkembangan Indonesia) Bareng RR melalui virtual, Jumat (14/8/2020).
BACA JUGA : Rizal Ramli Ceritakan Pengalamannya Bantu Gus Dur
Dia menjelaskan, banyak pabrik-pabrik di China mulai keluar negara asalnya untuk relokasi. Hal tersebut merupakan potensi yang sangat bagus untuk bisa ditarik ke Jawa Tengah.
Menurut Menko Ekuin era Presiden Gus Dur ini, Jawa Tengah sebenarnya memiliki banyak kelebihan terkhusus SDM-nya yang dikenal rajin dan ulet bekerja.
Selain potensi itu, di daerah pantai utara Jawa Tengah juga punya potensi untuk dijadikan base industri menyerupai kawasan Bekasi di Jawa Barat. Untuk itu Rizal Ramli berharap pemerintah terus melakukan berbagai strategi dan inovasi untuk membangun Jawa Tengah.
BACA JUGA : Siswa SD-SMP Sulit Jaga Jarak, Rizal Ramli Usul Sekolah
Sementara itu, menurutnya, pemerintah belum serius mengatasi dampak pandemi Covid-19 atau virus corona. Stimulus yang digelontorkan, menurut Rizal Ramli, belum sampai ke masyarakat bawah.
Rizal-pun berpendapat bahwa Indonesia sudah krisis, jauh sebelum ada wabah corona. Begitu ada wabah asal Wuhan, China ini, kondisinya makin anjlok hingga ekonomi nasional minus 5,32 persen pada kuartal II 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Aviary dome Gunungkidul di Giritirto baru 17%. Proyek ditargetkan rampung Desember 2026 dan seluruh kawasan diproyeksikan selesai 2029.
BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia serta mengingatkan potensi awan cumulonimbus.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.