Rezza Kalah dari Pemanah Korea Selatan, Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan selama sekira dua minggu, jajaran kepolisian menyimpulkan tewasnya Editor Metro TV, Yodi Prabowo diduga kuat karena bunuh diri.
Namun publik masih dibuat bertanya-tanya kenapa Yodi memilih bunuh diri di pinggir jalan tol?
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menjelaskan, berdasarkan hasil pengamatan ahli, Yodi Prabowo diduga sengaja memilih bunuh diri di pinggir jalan tol dengan cara menusukkan pisau ke dada dan lehernya. Hal itu dilakukan untuk mengelabui orang bahwa Yodi tewas bukan karena bunuh diri.
Baca Juga: Keterangan Saksi: Editor Metro TV Mengaku Lihat Makhluk Halus Sebelum Bunuh Diri
"Bundir di tempat terpencil. Analisa kedua, kemungkinan berdasarkan ahli, seseorang tidak ingin dianggap bunuh diri. Bisa jadi, dia tidak ingin orang lain mengetahui kalau dia meninggal karena bunuh diri," kata Tubagus Ade saat menggelar konpers di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (25/7/2020).
Yodi Prabowo ditemukan tidak bernyawa di pinggir Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), daerah Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2020, lalu. Saat itu, Yodi Prabowo diduga tewas dibunuh karena ditemukan luka akibat benda tajam di bagian leher dan dadanya. Namun kemudian, polisi menyimpulkan bahwa Yodi meninggal diduga kuat karena bunuh diri.
Tubagus mengakui emang tidak ada saksi yang melihat secara langsung bahwa Yodi bunuh diri. Namun, dari hasil penelusuran, penyelidikan, hingga penyidikan, ditemukan hasil dugaan kuat bahwa Yodi bunuh diri.
Baca Juga: Arab Saudi Buka Ibadah Haji Tahun Ini, Kuota Hanya 10.000 Orang
Kata Tubagus, Yodi sengaja memilih lahan samping jalan tol JORR daerah Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, sebagai tempat untuk melakukan bunuh diri lantaran, yang bersangkutan sudah hafal dengan suasana lokasi.
"Itu rute yang dia kuasai, berdasarkan keterangan saksi, itu jalur yang biasa dia lalui. Dia mengetahui betul," ujarnya.
Berita ini sudah tayang di Okezone dengan judul "Polisi Duga Yodi Prabowo Tidak Ingin Dianggap Bunuh Diri".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.