Tim Sparta Amankan 7 Muda-Mudi Pesta Miras di Taman Kampus ISI Solo
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Ilustrasi hewan ternak./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, BANTUL - Sebagai antisipasi adanya penyakit pada hewan menjelang Iduladha 1441 Hijriah, Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul melakukan pemantauan kondisi hewan kurban di tempat-tempat penampungan ternak.
"Kami telah melakukan pemantauan hewan kurban di tempat-tempat penampungan ternak sejak minggu kemarin, jadi di Bantul tempat penampungan ternak itu lebih dari 50 titik," kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Joko Waluyo di Bantul, Senin (6/7/2020).
Menurut dia, pemantauan hewan kurban di tempat penampungan ternak tersebut sebagai antisipasi adanya penyakit hewan menular terutama ternak yang didatangkan dari luar daerah dan beredar di masyarakat, mengingat kebutuhan ternak untuk dipotong pada hari raya Iduladha tinggi.
Dia mengatakan, 50 titik tempat penampungan ternak yang ada di seluruh 17 kecamatan itu baik ternak sapi, kambing dan domba. Dalam pemantauan tersebut, dinas juga memastikan bahwa aktivitas di sekitar penampungan harus menerapkan protokol kesehatan.
"Ternaknya yang dari luar daerah kami sarankan harus ada surat keterangan kesehatan hewan [SKKH], disamping itu di tempat penampungan ternak dan jual beli ternak harus menerapkan perilaku protokol kesehatan cegah COVID-19," katanya.
Dengan demikian, kata Joko, di tempat-tempat penampungan ternak itu juga harus ada rekomendasi dari dinas, kemudian pelayanan kepada pembeli disesuaikan dengan protokol kesehatan pencegahan virus corona.
"Dan juga tempat pemotongan hewan kurban di masjid nanti harus memberitahu kepada dinas, untuk nanti kita pantau agar sesuai prosedur protokol kesehatan, seperti memakai masker, tempat cuci tangan dengan air mengalir, intinya harus sesuai protokol," katanya.
Dia mengatakan, berkaitan dengan pelaksanaan hari raya Idul Adha 1441 Hijriah hingga pemotongan hewan kurban di tengah pandemi wabah COVID-19 ini, jajaran pemerintah daerah dan instansi terkait telah menggelar rapat untuk kemudian diajukan kepada Bupati Bantul untuk keluarkan Surat Edaran.
"Tadi kami rapat terkait akan ada Surat Edaran Bupati tentang protokol baik mulai dari Sholat Idul Adha sampai pemotongan kurban, baru kita buat draf, mudah-mudahan Rabu nanti sudah bisa beredar ke takmir-takmir masjid di desa-desa atau tempat penyembelihan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.