TNI AU Matangkan Pilot Rafale, Delapan Penerbang Jalani Pelatihan
TNI AU terus mematangkan kesiapan pilot Rafale. Delapan penerbang disiapkan melalui seleksi ketat dan pelatihan hingga ke Prancis.
Ilustrasi Petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Klas 1 Soetta memeriksa suhu tubuh Menteri BUMN Erick Thohir saat melakukan peninjauan kesiapan Bandara dalam menghadapi COVID-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (11/3/2020). /Antara Foto, Muhammad Iqbal
Harianjogja.com, JAKARTA--Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana membentuk perusahaan induk atau holding pengelola dana pensiun (dapen) di BUMN, dalam rangka menyejahterakan para pensiunan.
"Saya berusaha dapen BUMN kita coba konsolidasi, mungkin awalnya tiga sampai empat dapen besar, nanti pelan-pelan bisa menyeluruh, mudah-mudahan," ujar Menteri Erick dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis (2/7/2020) malam.
BACA JUGA : Taspen Jemput Bola Data Pensiunan
Saat ini, lanjut dia, pihaknya sedang mempelajari dasar hukum pembentukan holding dapen BUMN. "Dapen BUMN ini kita coba konsolidasikan, tapi legal hukumnya lagi kita pelajari, karena dapen ini kebanyakan di bawah yayasan atau pendiri, ini menjadi tidak mudah," ucapnya.
Menurut dia, holding dapen tidak hanya dapat memberikan kesejahteraan bagi anggotanya, tetapi juga dapat berkontribusi pada pembiayaan jangka panjang.
"Dapen juga bisa jadi kekuatan tersendiri, investasi jangka panjang bisa didanai dengan ini. Contoh bangun jalan tol, tapi sumber dananya dari Himbara jangka pendek, tidak ketemu. Inilah yang sedang saya perbaiki," ucapnya.
Di sisi lain, lanjut dia, holding dapen juga untuk menghindari kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) terulang. "Tidak ada maksud menyinggung siapapun, saya rasa sudah waktunya kita ini menjaga yang di bawah, yang kecil. Terus terang kasus Jiwasraya berat, dimana mohon maaf kalau kita tahu bisnis dapen itu mestinya karena ini pensiunan orang-orang kecil, kita tidak perlu menjanjikan sesuatu return gila-gilaan, cukup surat utang negara dibeli, atau kita beli infrastruktur jangka panjang yang return-nya 7 persen, atau paling aman deposito saja," papar Erick.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
TNI AU terus mematangkan kesiapan pilot Rafale. Delapan penerbang disiapkan melalui seleksi ketat dan pelatihan hingga ke Prancis.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.