Ini Alasan SBY Pilih Diam Terkait Polemik RUU HIP

Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok Selasa, 23 Juni 2020 13:57 WIB
Ini Alasan SBY Pilih Diam Terkait Polemik RUU HIP

Susilo Bambang Yudhoyono/Instagram Ani Yudhoyono

Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memilih untuk tidak berkomentar terkait Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) agar suhu politik tidak semakin panas.

"Saya mengikuti hiruk pikuk sosial & politik seputar RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Saya juga sudah membaca & mengkaji RUU tsb. Tentu ada pendapat & tanggapan saya. Namun lebih baik saya simpan agar politik tak semakin panas," cuitnya melalui akun Twitter @SBYudhoyono pada Selasa (23/6/2020).

Namun, SBY berpesan agar dalam memposisikan ideologi harus tepat dan benar, termasuk dalam berpikir, berbicara, dan merancang sesuatu yang berkaitan dengan dasar negara atau Pancasila.

BACA JUGA : RUU HIP Dikhawatirkan Timbulkan Perpecahan

Menurutnya, jika ada kekeliruan dalam prosesnya sangat berpotensi menimbulkan dampak buruk yang sangat besar. Bahkan, hal itu bisa mengakibatkan perpecahan.

"Memposisikan ideologi harus tepat dan benar. Ingat, proses national building & consensus making yang kita lakukan sejak 1945 juga tak selalu mudah. Jangan sampai ada \'ideological clash\' & perpecahan bangsa yang baru. Kasihan Pancasila, kasihan rakyat," kata SBY.

Untuk diketahui, kelanjutan pembahasan RUU HIP sempat menjadi polemik, hingga Staf khusus Presiden bidang hukum Dini Purwono menyampaikan bahwa Pemerintah memutuskan untuk menunda pembahasan RUU HIP.

Alasannya, Pemerintah memberikan kesempatan kepada DPR RI untuk menyerap lebih jauh aspirasi elemen masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online