Imunisasi Tak Capai Target, Wabah Berisiko Muncul Lagi
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Sakit kepala/boldsky.com
Harianjogja.com, JAKARTA – Virus corona atau Covid-19 kemungkinan dapat menginfeksi otak manusia dan mereplikasi di dalam selnya. Hal tersebut berdasarkan penelitian dari Universitas John Hopkins.
Thomas Hartung seorang ahli toksikologi di Johns Hopkins mengatakan hal itu terjadi setelah tim menambahkan virus corona dalam jumlah kecil ke bola neuron kecil yang tumbuh dari sel induk. Ditemukan bahwa virus tersebut menginfeksi netron dalam “otak mini” melalui protein ACE2, yang dikenal sebagai titik masuk atau reseptor Sars-Cov-2.
Adapun "otak mini" dikembangkan empat tahun lalu sebagai organoid standar untuk pengujian toksikologi obat. Virus tersebut kemudian berkembang biak di dalam sel-sel otak, dan dalam tiga hari virus ini berkembang sepuluh kali lipat.
"Sangat penting untuk mengetahui bahwa organ kita yang paling berharga dapat secara langsung dipengaruhi oleh virus,” sebut Hartung dilansir dari Express UK, Selasa (16/6/2020).
Belum jelas apakah hal ini berlaku umum kepada pasien Covid-19. Oleh karena itu studi ini masih dalam tinjauan dari jurnal Altex, dan belum secara resmi diterbitkan.
Mengikuti laporan yang belum dikonfirmasi ini, sepertiga pasien di rumah sakit Wuhan mengalami gejala neurologis seperti pusing, sakit kepala, hingga kejang.
Namun, masih belum jelas apakah Covid-19 mempengaruhi otak dan sel-sel saraf secara langsung, atau apakah gejala-gejala ini disebabkan oleh kerusakan awal virus pada sistem kekebalan dan kardiovaskular.
Jika benar hal tersebut karena dampak Covid-19, tentu temuan John Hopkin sangat memprihatinkan mengenai penyakit ini juga menyerang otak, dan menembus organ pelindung penghalang virus dan bahan kimia dari darah ke otak.
“Apakah virus Sars-Cov-2 melewati penghalang ini belum ditunjukkan, tetapi diketahui bahwa peradangan parah, seperti yang diamati pada pasien Covid-19, membuat penghalang itu hancur,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.
Alex Marquez menang dramatis pada Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, sementara Jorge Martin kembali crash dan gagal finis.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.