Diserang Rusia, Ukraina Punya Cara Rayakan Kemerdekaannya Hari Ini
Hari Kemerdekaan Ukraina ke-31 diperingati pada hari ini, Rabu (24/8/2022). Namun, perayaan tahun ini berbeda karena invasi Rusia.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Biro Investigasi Federal (FBI) AS dan pakar keamanan dunia maya yakin peretas China berusaha mencuri hasil penelitian pengembangan vaksin Corona.
FBI dan Departemen Keamanan Dalam Negeri berencana untuk mengeluarkan peringatan terkait peretasan oleh China ketika pemerintah dan perusahaan swasta berlomba untuk mengembangkan vaksin untuk Corona, menurut harian Wall Street Journal dan New York Times sebagaimana dikutip ChannelNewsAsia.com Selasa (12/5/2020).
Para peretas juga mengincar informasi dan kekayaan intelektual tentang perawatan dan pengujian untuk Corona.
Para pejabat AS menuduh peretas itu terkait dengan pemerintah China, menurut laporan tersebut.
Sementara itu, di Beijing, juru bicara kementerian luar negeri Zhao Lijian menolak tuduhan tersebut dengan mengatakan China dengan tegas menentang semua serangan dunia maya.
"Kami memimpin dunia dalam pengobatan Covid-19 melalui penelitian vaksin. Adalah tidak bermoral menuding China dengan rumor dan fitnah tanpa adanya bukti," kata Zhao.
Sebelumnya sebuah laporan mengejutkan mengklaim bahwa Presiden China, Xi Jinping, secara pribadi meminta Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom, untuk menutupi informasi mengenai bahaya virus Corona terhadap manusia pada bulan Januari tahun ini.
Tuduhan tersebut diterbitkan oeh media Jerman, Der Spiegel. Mereka menerbitkan kabar itu usai mengutip pernyataan Badan Intelijen Federal di Jerman, yang dikenal Bundesnachrichtendiennst (BND).
"Pada 21 Januari 2020, pemimpin China Xi Jinping meminta petinggi WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus untuk menahan informasi tentang penularan dari manusia ke manusia dan menunda peringatan pandemi," demikian laporan BND, yang diterbitkan Der Spiegel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Hari Kemerdekaan Ukraina ke-31 diperingati pada hari ini, Rabu (24/8/2022). Namun, perayaan tahun ini berbeda karena invasi Rusia.
Universitas Oxford kembangkan vaksin Ebola Bundibugyo gunakan teknologi ChAdOx1. Simak proses riset, strategi produksi, dan metode vaksinasi yang akan diterapka
Kaspersky ungkap phishing baru menggunakan QR Code ASCII yang meningkat 5 kali lipat pada 2025 dan mampu menembus sistem keamanan email modern.
GMS Bantul fokus lengkapi izin rumah ibadah usai polemik pembubaran ibadah di Sewon. Pemkab tegaskan larangan intimidasi dan dorong penyelesaian sesuai aturan.
MotoGP berencana terapkan aturan satu motor mulai 2027 demi efisiensi biaya. Simak dampaknya terhadap strategi balap dan nasib prosedur flag-to-flag.
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026 lengkap dengan daftar pemain diaspora dan lawan Grup A.