Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Warga Dilarang Mendekat
Status Gunung Anak Krakatau masih Siaga Level III. Masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Ilustrasi - Flu burung/abcnews.go.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Wabah flu burung H5N1 yang berkembang di sebuah kota di provinsi Hunan tengah China membuat hampir 18.000 ayam dimusnahkan.
Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan mengatakan dalam pernyataan di situs webnya Sabtu. Pernyataan itu tidak mengatakan kapan wabah itu terjadi, atau kapan pemusnahan dilakukan.
Hunan berada di sebelah Hubei, pusat penyebaran virus corona yang terpisah. Flu burung, ditemukan di sebuah peternakan di Kota Shaoyang, menewaskan 4.500 ekor ayam, lebih dari setengah kawanan ternak itu, kata kementerian itu.
Kota ini memusnahkan hampir 18.000 unggas setelah wabah. Pernyataan itu mengatakan wabah itu adalah "subtipe yang sangat patogen" dari flu H5N1, demikian dikutip dari Bloomberg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bloomberg/Bisnis.com
Status Gunung Anak Krakatau masih Siaga Level III. Masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG prakirakan cuaca DIY Rabu 15 Juli 2026: berawan merata di 5 kabupaten/kota. Suhu 20-31°C, kelembapan 47-96%. Waspada perubahan cuaca mendadak.
Menkeu Purbaya menyebut APBN 2025 berjalan efisien dan meraih WTP ke-10, didukung pertumbuhan ekonomi 5,11 persen.
BPS Kota Jogja mencatat Sensus Ekonomi 2026 mencapai 46%. Responden kini dapat mengisi data mandiri melalui layanan CAPI.
PDAM Sleman menyiapkan cadangan air hingga ratusan liter per detik untuk mengantisipasi kemarau. Wilayah rawan kekeringan kini makin terkendali.