Pejalan Kaki di Cengkareng Tewas Terlindas Truk

Newswire
Newswire Kamis, 07 November 2019 09:57 WIB
Pejalan Kaki di Cengkareng Tewas Terlindas Truk

Ilustrasi mayat. /Antara

Harianjogja.com, CENGKARENG - Seorang pejalan kaki tewas akibat ditabrak truk pengangkut tanah di Jalan Utama Raya, tepatnya di depan kampus Bina Sarana Informatika (BSI) Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (6/11/2019) malam.

Korban tewas seketika pada kecelakaan itu dengan kondisi tubuh mengenaskan.

Menurut Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cengkareng, Khoiri, kecelakaan lalu lintas itu bermula ketika korban sedang berjalan di pinggir Jalan Utama Raya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Pada saat bersamaan, muncul sebuah truk pengangkut tanah yang melaju dari arah persimpangan Cengkareng menuju Tegal Alur, Jakarta Barat.

Truk yang dikemudikan oleh pengemudi bernama Heri itu kemudian menyenggol korban. Korban pun terjatuh persis di depan roda bagian belakang truk.

Akibatnya, tubuh korban terlindas dan tewas seketika dengan kondisi mengenaskan.

Heri mengaku tak mengetahui saat itu menyerempet korban. Ia baru sadar telah melindas seseorang setelah diteriaki oleh warga setempat.

Polisi Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satuan Wilayah Jakarta Barat yang datang ke lokasi kemudian pun langsung membawa Heri ke kantor Unit Lakalantas Satwil Jakbar untuk dimintai keterangan.

Truk pengangkut tanah yang dikemudikan Heri pun turut dibawa sebagai barang bukti.

Kecelakaan tersebut sempat membuat kemacetan parah karena sejumlah pengendara memilih melambatkan laju kendaraan untuk melihat jasad korban yang masih berada di tengah jalan.

Kemacetan itu diperparah akibat kerumunan warga yang datang melihat ke lokasi kejadian.

Untuk kepentingan autopsi, jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang, Banten.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : antara

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online