Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Duka untuk Lionel Messi
Cristiano Ronaldo menyampaikan dukungan kepada Lionel Messi setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Ilustrasi pergelaran wayang kulit
Harianjogja.com, LAMPUNG - MPR ikut kontribusi dalam melestarikan warisan budaya khususnya wayang kulit untuk sosialisasi empat pilar. Hal tersebut disampaikan pimpinan Badan Sosialisasi MPR RI Alimin Abdullah.
"Materi yang disampaikan adalah sosialisasi empat pilar. Tapi masyarakat dengan antusias mengikutinya, karena bagi mereka, sosialisasi melalui pagelaran wayang adalah hiburan yang jarang ditemukan," kata Pimpinan Badan Sosialisasi MPR RI Alimin Abdullah saat membuka pagelaran seni budaya wayang kulit di lapangan sepak bola jalan VII, Dusun 4, Kampung Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (14/9/2019) malam.
Selain menghibur, kata Alimin metode sosialisasi melalui wayang kulit juga memiliki makna yang sangat dalam. Karena turut menjaga dan melestarikan warisan seni-budaya yang ditinggalkan nenek moyang.
Lebih lanjut Alimin menambahkan, bahasa yang dipakai dalam dialog wayang merupakan bahasa yang dimengerti dan digunakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga sangat memudahkan dalam penyampaian materi sosialisasi.
Pertunjukan wayang tersebut mengambil lakon Noroyono Winisudo oleh dalang Ki Joko Purwanto. Ikut hadir pada acara tersebut, Kepala Biro Hubungan Masyarakat MPR RI Siti Fauziah SE, MM.
Menurut Alimin sosialisasi dengan metode wayang kulit, sangat mudah diterima oleh masyarakat. Bahkan sosialisasi dengan wayang kulit adalah metode yang secara langsung bersentuhan dengan masyarakat. Karena terhibur, masyarakat pun rela mengikuti acara tersebut meski harus begadang hingga pagi hari.
"Ke depan MPR harus dapat menambah porsi sosialisasi melalui wayang kulit. Metode ini jelas langsung berhubungan dengan masyarakat. Masyarakat terhibur, tujuan sosialisasi juga tercapai," kata Alimin lagi.
Sebelumnya, Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah menyampaikan terimakasih karena apresiasi dan partisipasi masyarakat yang sangat besar dalam mendukung kegiatan wayang. Bu Titi begitu dia biasa disapa, mengaku penonton pada acara tersebut merupakan salah satu yang terbesar, dalam perhelatan wayang yang pernah diselenggarakan selama ini.
"Saya dengar, terakhir di sini ada wayang pada 2011, semoga kegiatan ini bisa menghapus kerinduan masyarakat terhadap seni wayang. Selain itu masyarakat juga bisa memberikan tontonan serta tuntunan tentang nilai Empat Pilar," ujar Siti Fauziah, menambahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Cristiano Ronaldo menyampaikan dukungan kepada Lionel Messi setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Ramalan zodiak 13 Agustus 2026 untuk asmara, karier, dan keuangan. Ada 5 zodiak yang rentan bosan dengan pasangan. Simak prediksi lengkapnya di sini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.