Indonesia Sapu Korea Selatan 3-0, Lolos Semifinal Asian Games 2026
Indonesia menang 3-0 atas Korea Selatan dan lolos semifinal sepak takraw Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia akan menghadapi Malaysia.
Ilustrasi. /Bisnis-Bisnis/Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, JAKARTA - Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead menyampaikan bahwa untuk mengetahui secara pasti pelaku yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa terlihat dari siapa yang menanam lahan saat musim hujan.
"Lokasi yang terbakar secara sistematis dan luas itu nanti di bulan 11 atau 12, lihat siapa yang menanam di situ dan apa yang ditanam, nanti pasti ketahuan," ujar dia ketika ditemui dalam diskusi media yang diadakan BRG di Jakarta Pusat pada Jumat (3/9/2019).
Menurut dia, faktor manusia masih menjadi penyebab banyaknya lahan gambut yang terbakar di beberapa daerah di Indonesia.
"Area yang sudah atau sedang dipulihkan butuh waktu bertahun-tahun sampai antiterbakar. Sementara kalau ada yang membakar tetap bisa terjadi," ungkapnya
Jumlah titik api di sekitar lahan gambut sebenarnya tidak terlalu besar. Menurut dia, titik api di dekat infrastruktur pembasahan gambut (IPG) mengalami penurunan.
Di area radius 0-1 kilometer dari IPG hanya terdapat sekitar 2,4% sedangkan pada radius 1-2 kilometer titik api berada di angka sekitar 5,6%.
Fakta itu, kata dia, memperlihatkan bahwa jauh lebih sedikit titik api berada di sekitar IPG dan karena itu IPG harus ditambah di lahan-lahan gambut sebagai bentuk antisipasi teknis akan kebakaran hutan dan lahan.
Faktor manusia sebagai penyebab karhutla juga digaungkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.
Dalam Rapat Koordinasi Khusus Tingkat Menteri yang membahas pengendalian kebakaran hutan dan lahan pada Jumat, dia menyebutkan kebakaran hutan bersifat alami hanya satu persen, sedangkan sisanya perbuatan manusia.
"Memang bisa datang dari para peladang yang secara tradisional turun menurun melakukan pembakaran hutan jelang musim hujan," ungkapnya.
Namun, Wiranto juga tidak mengesampingkan ulah korporasi yang sebenarnya bisa dikurangi, terutama dengan penerapan hukum yang tegas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Indonesia menang 3-0 atas Korea Selatan dan lolos semifinal sepak takraw Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia akan menghadapi Malaysia.
Diduga dijaminkan tanpa izin ahli waris, sertifikat tanah warga Karangsari menjadi sengketa hingga Lurah dan dua Direktur BUMDes digugat ke PN Wates.
Nadiem Makarim menjalani sidang putusan banding kasus Chromebook hari ini. Ia sebelumnya divonis 10 tahun penjara dan uang pengganti Rp809,59 miliar.
FORTANI '26 terbentuk di Sleman dan menyerukan enam tuntutan agraria, dari legalisasi lahan petani hingga perlindungan pangan.
Harga emas Antam Kamis 24 September 2026 turun Rp25.000 menjadi Rp2,605 juta per gram. Simak harga lengkap dan buyback.
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.