Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Warga melakukan aksi dengan pengawalan prajurut TNI di Bundaran Timika Indah, Mimika, Papua, Rabu (21/8/2019). Aksi tersebut untuk menyikapi peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang./Antara-Jeremias Rahadat
Harianjogja.com, JAKARTA- Pemerintah diminta tak hanya meminta maaf untuk menyelesaikan konflik Papua terkait isu rasis.
Aksi massa di sejumlah wilayah di Papua menentang dugaan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Jawa Timur, berujung kerusuhan.
Peristiwa itu mendapat perhatian khusus dari praktisi hukum Hendra Karianga. Dia meminta agar pemerintah menyelesaikan permasalahan ini sampai tuntas hingga ke akar permasalahan.
"Kita harus memahami dulu bahwa Papua adalah Indonesia. Pemerintah harus menangani kasus ini dengan baik secara komprehensif, harus ditelusuri akar permasalahannya itu apa. Kalau ucapan kebencian di Surabaya dan Malang itu akar permasalahannya, diproses supaya menimbulkan kepuasan," kata Hendra Karianga di Jakarta, belum lama ini.
Secara psikologi Hendra mengaku memahami orang Papua seperti apa. Untuk peristiwa yang terjadi di Surabaya dinilainya memang tidak pantas.
"Itu ujaran kebencian sudah mengarah kepada menghina suku. Kata-kata \'monyet\' itu kan enggak pantas lah. Kita sama-sama Indonesia satu Tanah air, satu darah, satu warna. Enggak boleh begitu. Indonesia kalau tidak dirawat bisa kacau di mana-mana," imbuhnya.
Hendra Karianga meminta permasalahan ini tidak hanya diselesaikan dengan aksi saling minta maaf pimpinan Jawa Timur dan Papua. Kasus ini harus diselesaikan melalui proses hukum supaya menimbuhkan kepuasan kepada semua pihak dan memiliki efek jera.
"Menyinggung Papua menurut saya ini masalah besar. Gejolak kemarin demo bersama-sama karena mereka merasa satu daerah terhina harga dirinya," katanya.
"Kalau maaf iya kalau mereka semua terima, kalau ada yang tidak terima gimana? Kepuasan itu adalah law enforcement supaya ada efek jera untuk yang lain juga. supaya publik melihat kalau law enforcement kita berjalan dengan baik. Kalau tidak diatasi bisa robek tenun kebangsaa ini kalau Papua bergejolak seluruhnya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat
Bareskrim ungkap jaringan judi online Ujangbet dengan transaksi Rp890 miliar. Modus deposit menggunakan pulsa. Polisi peringatkan orang tua awasi penggunaan HP
Pilih aplikasi pemutar musik terbaik sesuai kebutuhan: Spotify dan YouTube Music untuk streaming, AIMP dan Musicolet untuk file lokal.
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.