Bansos September 2026 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini Penyebabnya
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Tangga laki-laki dan perempuan di SMPN 44 Jakarta dipisah/Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA- Foto viral soal tangga yang memisahkan antara siswa laki-laki dan perempuan telah terkonfirmasi benar adanya.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono mengakui ada pemisahan tangga bagi murid laki-laki dan perempuan di SMP Negeri 44 Jakarta di Pulogebang, Jakarta Timur. Menurutnya hal itu wajar di sekolah.
Ratiyono mengatakan hal itu dilakukan oleh SMN 44 dengan tujuan untuk ekspresi kreativitas dari sekolah tersebut. Selain itu, tangga terpisah itu juga bertujuan agar siswa tidak batal setelah mengabil air wudhu saat akan menunaikan Salat.
"Enggak apa-apa itu supaya kreativitas saja, supaya anak-anak putrinya bisa bersama putri, kalau senggol-senggolan sesama putri, kalau habis ambil air wudhu jadi enggak batal, enggak apa-apa, boleh kok," kata Ratiyono kepada Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Rabu (26/6/2019).
Dia menegaskan bahwa tidak ada aturan khusus yang diinstruksikan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, semua diserahkan kepada sekolah masing-masing.
"Tidak dilarang, tapi tidak harus juga, pilihan saja, kreativitas boleh saja, pasti baiklah niatnya sekolah supaya habis ambil wudhu tidak senggolan," tegasnya.
Ratiyono juga menjamin interaksi antar siswa di sekolah-sekolah di Ibu Kota tidak dibatasi asal sesuai dengan norma yang berlaku.
"Interaksi antar putra dan putri tetap bebas tapi harus sopan, interaksi harus, tapi norma kesusilaan dan agama tetap harus dijaga," imbuhnya.
Sebelumnya, jagat media sosial dibuat heboh oleh beredarnya foto penampakan tangga untuk perempuan dan laki-laki dipisah di SMPN 44 Jakarta.
Foto tersebut kali pertama diunggah oleh akun Twitter @bukandigembok. Sejak diunggah, foto tersebut mendadak viral dan menjadi sorotan warganet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.