Peridot Klaten Kembali ke Akar Kopi Setelah Hampir 12 Tahun Berjalan
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Ilustrasi kemarau di ladang pertanian/JIBI-Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pertanian (Distan) DIY mengimbau para petani untuk menanam tanaman hortikultura, sayuran dan palawija selama musim kemarau ini untuk menghindari risiko gagal panen.
Kepala Distan DIY Sasongko mengatakan hingga kini Distan belum mengetahui seberapa besar dampak kemarau yang terjadi terhadap pertanian di wilayah DIY. Meski begitu, Distan berharap agar para petani lebih cermat untuk melakukan pola tanam selama kemarau ini.
Jika salah menerapkan pola tanam maka potensi gagal panen bisa terjadi. Selama musim kemarau, bukan berarti petani tidak boleh menanam padi.
“Untuk menanam padi silakan, sepanjang ketersediaan airnya cukup. Biasanya di daerah yang dialiri irigasi. Tapi kalau daerah airnya sedikit, seperti Gunungkidul, Bantul yang atas, Sleman dan Kulonprogo yang atas sebaiknya tanam hortikultura," katanya, Minggu (23/6/2019).
Untuk daerah yang ketersediaan airnya sedikit selain tanaman hortikultura seperti sayuran, petani juga bisa menanam buah-buahan seperti semangka dan melon. Petani juga bisa menanam cabai rawit dan bawang merah.
Meskipun tidak menanam padi, namun hasil panennya dinilai juga menguntungkan bagi petani. “Kalau airnya sedikit, jangan menanam tanaman yang membutuhkan air banyak. Tinggal melihat kondisi airnya. Sekarang kebutuhan air melalui jaringan irigasi,” ujar Sasongko.
Dia meyakini para petani sudah memahami masalah pola tanam. Hal itu didasarkan pada pengalaman kemarau selama ini. Dia berharap pada September dan Oktober petani bisa menanam padi karena memasuki musim hujan. Misalnya untuk Gunungkidul, saat ini yang paling cocok tanam palawija. Untuk Kulonprogo bisa tanam sayuran, cabai-cabaian serta ubi kayu yang tak butuh banyak air.
Kepala Stasiun Kimatologi Mlati Badan Meteologi Klimatologi Geofisika Jogja Reni Kraningtyas mengatakan semua wilayah DIY sudah memasuki musim kemarau. Kondisi tersebut bisa dirasakan dari kondisi cuaca di mana hawa dingin menyerang masyarakat.
“Puncak musim kemarau kami prediksi terjadi pada Agustus mendatang,” tuturnya. Reni berharap agar masyarakat bisa mengantisipasi kekurangan air bersih dengan tetap menjaga sumber air. Dia juga berharap selama musim kemarau ini masyarakat bisa menjaga daya tahan tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.