Advertisement
75 Orang Meninggal di Jalan Saat Libur Natal
Ilustrasi mayat kecelakaan. (Harian Jogja - Gigih M Hanafi)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Hari Raya Natal sekaligus menjadi momentum liburan bagi sebagian warga Indonesia.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan angka kecelakaan lalu lintas pada libur Natal 2018 turun drastis. Pada rentang 21-25 Desember 2018, terjadi 284 kecelakaan.
Advertisement
"Jumlah itu turun 55% dibandingkan kecelakaan pada 2017," ujar Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi saat konferensi pers di Gedung Kemenhub, Rabu (26/12/2018).
Dia menjelaskan, korban meninggal atas kecelakaan pada liburan Natal juga turun drastis sebesar 56% dari 172 orang pada 2017 menjadi 75 orang pada 2018.
BACA JUGA
"Jadi, tingkat kesadaran masyarakat atas keselamatan membaik. Kondisi cuaca juga mempengaruhi kecepatan kendaraan," tuturnya.
Dia juga menuturkan, kendaraan yang keluar Jakarta saat liburan Natal sebanyak 420.251. Saat ini kendaraan yang sudah balik lagi ke Jakarta hingga 25 Desember 2018 baru mencapai 361.000.
"Jadi, masih ada 59.000 yang belum balik ke Jakarta. Kemungkinan masih ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur," jelasnya.
Dia menambahkan, kemungkinan kendaraan yang masih berada di luar Jakarta akan kembali ke Jakarta pada 1 Januari 2019 atau setelah Tahun Baru.
"Kemungkinan yang belum balik ke Jakarta itu melanjutkan liburan Natalnya sampai Tahun Baru 2019," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal Buka Puasa Jogja Kamis 12 Maret 2026, Magrib 17.57 WIB
Advertisement
Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Advertisement
Berita Populer
- Duh, Serangan Proyektil Hantam Kapal Kargo di Selat Hormuz
- Lewat Membaca, Warga Diajak Atasi Masalah Stunting
- Iran Minta Negara Arab Tunjukkan Lokasi Pasukan AS-Israel
- Harga Bensin di Jepang Melonjak Tajam Imbas Perang AS-Israel ke Iran
- PHRI DIY Targetkan Okupansi Hotel 85 Persen Selama Libur Lebaran 2026
- BPJS Ketenagakerjaan DIY Salurkan Klaim Rp1,19 Triliun Sepanjang 2025
- Sakit Hati Berujung Maut, Dua Pembunuh di Sedayu Terancam Hukuman Mati
Advertisement
Advertisement







