Demo Besar di Eropa Meluas, Biaya Hidup hingga Perumahan Jadi Pemicu
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
Ilustrasi evakuasi Lion Air JT610. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA - Setelah berpekan-pekan pencarian korban pesawat Lion Air PK-LQP, kondisi jasad penumpang pesawat nahas itu disebut semakin memburuk.
Kondisi bagian tubuh korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang diterima oleh tim "Disaster Victim Investigation" (DVI) Polri dari tim evakuasi di perairan Tanjungpakis, Karawang, Jawa Barat, cenderung semakin buruk.
"Kondisi bagian tubuh hingga sekarang masih seperti sebelumnya, tapi ada kecenderungan lebih buruk," kata Kepala tim DVI Polri, Kombes Lisda Cancer saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (10/11/2018).
"Walau demikian ada beberapa yang kondisinya masih cukup baik. Mudah-mudahan semuanya masih bisa diperiksa," ujarnya.
Kendati demikian, Lisda mengatakan kerusakan bagian tubuh jenazah korban kecelakaan Lion Air JT 610 karena terendam air adalah relatif namun tetap ada batas waktunya.
"Kami punya pengalaman waktu kasus Air Asia, satu setengah bulan di air itu masih bisa diperiksa DNA-nya," ucapnya.
Kendati kondisinya semakin buruk, Lisda menjelaskan masih bisa dilakukan tes DNA, hanya membutuhkan waktu lebih lama dan metode yang lebih rumit karena sampel yang didapatkan kondisinya tidak memungkinkan untuk melalui proses yang cepat.
"Sepanjang masih bisa diidentifikasi itu masih bisa," ucapnya.
Lisda menambahkan, bukan tidak mungkin ditemuinya jalan buntu tidak teridentifikasinya jenazah korban walau sidah mengambil data postmortem dan pemeriksaan sampel DNA, tim DVI akan memakamkannya dengan diberi "peta" keterangan terkait label bagian tubuh dan lokasi pemakaman.
"Dan jika suatu saat ada data tambahan antemortem dari keluarga yang ternyata cocok dengan data postmortem, selanjutnya terserah pada keluarga apakah akan tetap dimakamkan di lokasi itu atau dibawa. Namun mudah-mudahan di kasus ini tidak ada yang seperti itu," kata Lisda menambahkan.
Hingga Jumat (9/11/2018), tim DVI Polri dan dokter ahli forensik gabungan telah memeriksa 626 sampel asam deoksiribonukleat (DNA) yang diambil dari 194 kantung jenazah korban.
Tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi 79 orang penumpang Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjungpakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10/2018) pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
WhatsApp gagal mencadangkan chat? Simak 10 cara mengatasi masalah backup di Android dan iPhone, mulai dari memeriksa koneksi hingga pengaturan iCloud.
Inter Milan dan AC Milan memperkenalkan Generali Stadium senilai Rp24 triliun. Stadion berkapasitas 71.500 penonton ditargetkan beroperasi pada 2031.
Fiorentina bermain imbang 2-2 melawan Atalanta pada pekan kesembilan Serie A. Hasil ini membuat La Viola masih tertahan di zona degradasi.
MotoGP Malaysia 2026 dimulai Jumat (30/10). Simak jadwal FP1 dan Practice serta peluang Marc Marquez menambah keunggulan atas Jorge Martin.
Veda Ega Pratama tampil impresif pada FP1 Moto3 Malaysia 2026 di Sepang. Pebalap Indonesia itu finis di posisi keempat.