Advertisement
Polisi Sekarang Bisa Dapat Rumah dengan DP Nol Persen
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Mulai sekarang, anggota polisi bisa mendapatkan rumah dengan uang muka nol persen.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan saat ini dari sebanyak 440.000 anggota Polri, masih ada 300.000 yang masih belum memiliki rumah. Dengan adanya fakta itu, Tito sedang mencanangkan program uang muka atau Down Payment (DP) rumah 0 persen untuk anggotanya.
Advertisement
Tito menjelaskan, demi terwujudnya upaya tersebut, pihaknya akan bekerja sama dengan beberapa bank di Indonesia. Mengingat, kata dia, untuk tercapainya program tersebut akan sulit apabila mengandalkan APBN.
"Kami masih kurang 300.000 perumahan untuk anggota yang 440.000, kalau mengandalkan APBN sulit, oleh karena itu saya sudah membuat skema DP 0 persen dengan bekerja sama dengan bank-bank pemerintah," kata Tito di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (31/8/2018).
BACA JUGA
Selain dengan bank, Polri juga bekerja sama dengan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI). Tito menjelaskan, pembangunan rumahnya dibiayai oleh Bank kemudian akan ada pemotongan gaji anggota.
"Kemudian para Kapolres dan Kapolda bekerja sama dengan Realestate bangun perumahan buat anggota ditawarkan kepada anggota cocok ya, kemudian pembangunamnya dibiayai oleh bank, Bank Mandiri, BTN, BRI semua siap, Bank Niaga," papar Tito.
Dengan adanya upaya tersebut, Tito merasa optimis anggotanya bisa memiliki rumah sendiri. Apalagi, adanya kenaikan tunjangan kinerja pada tahun ini yang mencapai 70 persen.
"Setelah itu anggota nanti tinggal dipotong gajinya nah, dengan adanya tunjangan kinerja yang 70 persen itu sebagian bisa dipotong untuk perumahan sebagian bisa dipakai untuk kepentingan yang lain untuk keluarga," tutur Tito.
Di sisi lain, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan program rumah DP 0 persen ini tidak mencontek gagasan dari program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia menyebut program DP 0 persen Polri ini sudah lebih dulu dibuat.
"Tidak, kami sudah lama. Sebelum disebutkan itu sudah ada kita. Bahkan di beberapa tempat sudah terealisir, sekarang dimasifkan lah seluruh Indonesia," ujar Setyo dikesempatan yang sama.
Setyo menjelaskan mekanismenya nanti akan sama dengan KPR. Dimana para anggota bisa mencicil membeli rumah dengan waktu tertentu dan tidak ada biaya DP.
"Iya sama. Tinggal ini harga rumahnya berapa dihitung nanti anggota menyicil ke bank. Tidak ada DP. Karena kan kita ada MoU oleh bank tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DPR Desak SKB Tiga Menteri Atasi 11 Juta PBI BPJS Nonaktif
- Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
Advertisement
Jelang Ramadan 2026, Sleman Diprediksi Surplus Cabai dan Daging
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- DIY Antisipasi Ledakan Wisatawan Lebaran 2026
- Tagar #SEABlings Trending, Warganet ASEAN Bersatu
- Tur Inggris The Changcuters, Hijrah ke London Jadi Nyata
- BI Buka Penukaran Uang Baru Idul Fitri 2026 Online
- Jam Sekolah Ramadan 2026 Sleman Dipangkas
- SU7 Tamat, Xiaomi Siapkan EV Generasi Anyar
- Terkendala Teknis, Apple Tunda Rilis Siri AI ke Pertengahan 2026
Advertisement
Advertisement







