IKN Teken KPBU Rp2,629 Triliun untuk Bangun 8 Tower ASN
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyampaikan materi seminar dalam acara seminar yang digelar di Fakultas Hukum UII, Jalan Tamansiswa, Jogja, Sabtu (31/03/2018). Harian Jogja/Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA - Mulai sekarang, anggota polisi bisa mendapatkan rumah dengan uang muka nol persen.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan saat ini dari sebanyak 440.000 anggota Polri, masih ada 300.000 yang masih belum memiliki rumah. Dengan adanya fakta itu, Tito sedang mencanangkan program uang muka atau Down Payment (DP) rumah 0 persen untuk anggotanya.
Tito menjelaskan, demi terwujudnya upaya tersebut, pihaknya akan bekerja sama dengan beberapa bank di Indonesia. Mengingat, kata dia, untuk tercapainya program tersebut akan sulit apabila mengandalkan APBN.
"Kami masih kurang 300.000 perumahan untuk anggota yang 440.000, kalau mengandalkan APBN sulit, oleh karena itu saya sudah membuat skema DP 0 persen dengan bekerja sama dengan bank-bank pemerintah," kata Tito di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (31/8/2018).
Selain dengan bank, Polri juga bekerja sama dengan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI). Tito menjelaskan, pembangunan rumahnya dibiayai oleh Bank kemudian akan ada pemotongan gaji anggota.
"Kemudian para Kapolres dan Kapolda bekerja sama dengan Realestate bangun perumahan buat anggota ditawarkan kepada anggota cocok ya, kemudian pembangunamnya dibiayai oleh bank, Bank Mandiri, BTN, BRI semua siap, Bank Niaga," papar Tito.
Dengan adanya upaya tersebut, Tito merasa optimis anggotanya bisa memiliki rumah sendiri. Apalagi, adanya kenaikan tunjangan kinerja pada tahun ini yang mencapai 70 persen.
"Setelah itu anggota nanti tinggal dipotong gajinya nah, dengan adanya tunjangan kinerja yang 70 persen itu sebagian bisa dipotong untuk perumahan sebagian bisa dipakai untuk kepentingan yang lain untuk keluarga," tutur Tito.
Di sisi lain, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan program rumah DP 0 persen ini tidak mencontek gagasan dari program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia menyebut program DP 0 persen Polri ini sudah lebih dulu dibuat.
"Tidak, kami sudah lama. Sebelum disebutkan itu sudah ada kita. Bahkan di beberapa tempat sudah terealisir, sekarang dimasifkan lah seluruh Indonesia," ujar Setyo dikesempatan yang sama.
Setyo menjelaskan mekanismenya nanti akan sama dengan KPR. Dimana para anggota bisa mencicil membeli rumah dengan waktu tertentu dan tidak ada biaya DP.
"Iya sama. Tinggal ini harga rumahnya berapa dihitung nanti anggota menyicil ke bank. Tidak ada DP. Karena kan kita ada MoU oleh bank tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
PSS Sleman menyampaikan duka atas kecelakaan rombongan suporter menuju Surabaya yang dilaporkan menewaskan empat orang dan melukai sejumlah lainnya.
Survei PPI mencatat 65,2% responden puas terhadap kinerja Presiden Prabowo. Survei melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi.
DPRD Bantul meminta tambang pasir ilegal dan bangunan di zona inti Gumuk Pasir Barchan ditertibkan untuk mendukung restorasi alami.
Pemerintahan Prabowo-Gibran menyiapkan 26 proyek hilirisasi senilai Rp225 triliun dan menargetkan penyerapan 37.833 tenaga kerja.
Menteri HAM Natalius Pigai menekankan pemerataan stok BBM di Bali setelah antrean SPBU mulai terkendali, tetapi Pertamax masih belum tersedia di sejumlah lokasi