Advertisement
Kebakaran di Gili Lawa Dipicu Kembang Api Wisatawan?
Kebakaran di Gili Lawa. - Istimewa/Instagram
Advertisement
Solopos.com, JAKARTA – Kebakaran lahan terjadi di Gili Lawa, kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (1/8/2018) malam WIT. Peristiwa ini membuat geram karena api diduga berasal wisatawan.
"Ini kok geregetan yaa tau gili lawa kebakaran gegara kembang api??? Tour leadernya ini ngapaaaiiiinnnnn," kicau @ansfrdsa.
Advertisement
Banyak warganet yang menyayangkan insiden tersebut dapat terjadi. "Gili Lawa Indah Banget Itu Asli Yang Tadinya Hijau Sekarang Jadi Hitam Karena Abis Kebakaran :(((," cuit @Dwiandhikarr.
Meski telah berselang hari, pembicaraan tentang Gili Lawa masih menjadi topik hangat warganet. Dilaporkan Antara, Jumat pagi, Gili Lawa menjadi trending topic di Indonesia dengan lebih dari 5.000 kicauan.
BACA JUGA
Tak sedikit warganet yang mengutuk ulah wisatawan yang merusak keindahan Gili Lawa. "Saya mengecam dan mengutuk siapapun yang terlibat di dalam kebakaran Gili Lawa," cuit @yoanukidos.
Ada pula yang menuntut para penegak hukum untuk menindak pelaku dengan tegas. "Miris banget liat berita Gili Lawa yang kebakaran. Stupid traveller. You really an idiot traveller damn - whoever did this, deserves a serious punishment," kicau @pragsoffcl6.
Beredar kabar di dunia maya sebelum kebakaran terjadi ada aktivitas wisatawan lokal yang tergabung dalam sebuah agen perjalanan melakukan sesi foto pre-wedding dengan membakar kembang api. Informasi lain yang beredar, kebakaran disebabkan karena wisatawan membuang puntung rokok sembarangan di sekitar area tersebut.
Sementara itu, dari akun Instagram @Indonesiajuaratrip, yang merupakan agen travel dari perjalanan wisata tersebut, diketahui bahwa tour leader perjalanan wisata tersebut kini dalam pemeriksaan polisi.
"Menindak lanjuti kabar yang beredar terkait salah satu trip kami yang diduga lalai dalam menjaga aktifitas tamu dalam berwisata yang menyebabkan kebakaran di Gili Lawa, saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan polisi," tulis Public Relation Indonesia Juara dalam Stories yang diunggah Jumat pagi.
"Dan bila terbukti benar, berdasarkan pemeriksaan terbukti bersalah, kami selaku pihak perusahaan akan melakukan tindakan keras sampai ke tahap pemecatan," tambah @indonesiajuaratrip.
Akun Instagram @Indonesiajuaratrip langsung diserbu warganet yang geram dan menuntut pertanggungjawaban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Kejagung: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terima Suap Rp1,5 Miliar
- Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
- Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi-Mantingan, Truk Tabrak Bus Mira
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Lansia di Kulonprogo Alami Insiden Unik, Ditangani Damkar
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
- Harga Kedelai Melonjak, Ancaman Cabut Izin Menguat
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik Setengah Harga Saat WFH
- Museum Terbuka Bakalan Mulai Ramai, Sleman Siapkan Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement





