Advertisement
Isu Khilafah Goyang Pilkada Jateng
Spanduk yang dinilai sebagai upaya kampanye hitam dan merugikan PKS sekaligus Sudirman Said/Ida Fauziyah. (Twitter/mamaciaaa)
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO -Pilkada Jawa Tengah mulai panas. Kampanye hitam diduga disebar untuk mempengaruhi pilihan pemilih.
Masa kampanye Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) dalam rangkaian pilkada serentak 2018 diwarnai dengan beredarnya spanduk yang dianggap sebagai kampanye hitam. Spanduk itu berisi kalimat ajakan kepada warga Jateng untuk memilih Sudirman Said-Ida Fauziyah demi tegaknya khilafah.
Advertisement
Pada spanduk tersebut, juga tercantum logo Partai Keadilan Sejahtera (PKS) beserta foto Sudirman Said dan Ida Fauziyah. "Tegakkan Jateng Berkhilafah Dengan Memilih Sudirman Said-Ida Fauziyah," begitu kalimat yang terdapat pada spanduk yang fotonya juga telah tersebar di media sosial itu.
Ketua DPW PKB Jateng M. Yusuf Chudlory menganggap beredarnya spanduk tersebut hanya untuk menyebarkan fitnah kepada cagub nomor urut 2 di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018, Sudirman Said-Ida Fauziyah. "Enggak bener, ini namanya pitenah. Spanduk gampang dibuat siapapun," tulis pria yang akrab disapa Gus Yusuf itu melalui akun Twitter-nya,@yusuf_ch.
BACA JUGA
Pria yang juga dikenal sebagai ulama sekaligus budayawan tersebut meminta masyarakat untuk tak kaget dengan beredarnya spanduk tersebut. Ia menilai penyebaran spanduk itu juga merupakan upaya provokasi dari pihak tak bertanggung jawab. "Jangan kaget biasalah provokasi, spanduk siapapun bisa bikin," lanjutnya.
Di akhir kicauannya, Yusuf menyebut pihak yang ia duga membuat spanduk tersebut, namun tak menyebutkannya secara gamblang. "Jangan-jangan yang bikin mereka," pungkas Yusuf Chudlory.
Dikabarkan Semarangpos.com-Jaringan Harianjogja.com sebelumnya, Juru bicara PKS Jawa Tengah Hadi Santoso telah menegaskan partainya tak pernah membuat serta memasang spanduk semacam itu. Ia bahkan telah menginstruksikan kepada kepada seluruh kader dan sukarelawan PKS untuk mencopot spanduk yang dinilai merugikan PKS dan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah yang sedang mengikuti pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Muncul Antraks, DPRD DIY Kebut Raperda Keamanan Pangan Hewani
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- 3 Titik Wisata di Gunungkidul Ini Diprediksi Paling Padat Saat Lebaran
- Transaksi Tetap Jalan Saat Libur Lebaran, Ini Layanan BNI di Jateng
- Cuaca Lebaran di Jogja Bisa Berubah Cepat, Ini Kata BMKG
- Harga Minyak Dunia Bergerak, BBM Subsidi Belum Ikut Naik
- Lady Bikers Scoopy Berbagi Sembako Saat Ngabuburit
- Indonesia Cari Sumber Baru Impor Minyak Mentah
- Sampah Bantul Naik Saat Lebaran, Area Wisata Jadi Sorotan
Advertisement
Advertisement




