Digoyang Lindu, Jepang Waspadai Gempa Lebih Besar

Annisa Margrit
Annisa Margrit Senin, 09 April 2018 09:45 WIB
Digoyang Lindu, Jepang Waspadai Gempa Lebih Besar

Gerbang Kuil Karita di Ohda, Prefektur Shimane, Jepang rusak setelah terjadi gempa, Senin (9/4)./Kyodo via Reuters

Harianjogja.com, JAKARTA -- Pemerintah Jepang memberikan peringatan kepada warga untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa yang lebih besar setelah serangkaian gempa di kedalaman yang dangkal terjadi pada awal pekan ini.

Negeri Sakura dilanda serangkaian gempa pada Senin (9/4/2018). Dilansir dari Reuters, gempa berkekuatan 5,8 dan terjadi di kedalaman 10 kilometer (km) tercatat oleh Japan Meteorological Agency (JMA).

Gempa tersebut cukup terasa di Prefektur Shimane yang terletak di pesisir Laut Jepang. Gempa di skala kekuatan tersebut mampu mengakibatkan rubuhnya dinding, membuat retak di tanah, dan memicu longsor. Gerbang Kuil Karita di Ohda, Prefektur Shimane pun roboh.

Pejabat JMA memperingatkan kawasan tersebut bisa mengalami gempa dengan kekuatan yang lebih besar dalam sepekan ke depan, terutama dalam 2-3 hari mendatang.

Adapun United States Geological Service Survey (USGS) menyebut gempa awal berkekuatan 5,6 dengan kedalaman 7 km.

Hingga saat ini, tidak ada korban jiwa yang tercatat akibat gempa tersebut.

Jepang memang dikenal sebagai negara yang rentan mengalami bencana alam seperti gempa, tsunami, dan gunung meletus. Lokasinya yang berada di kawasan Ring of Fire alias Cincin Api.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Reuters

Share

Nugroho Nurcahyo
Nugroho Nurcahyo Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online