Gencatan Senjata Baru Disepakati, Muncul Ledakan di Kilang Minyak Iran
Ledakan guncang kilang minyak di Iran usai gencatan senjata dengan AS. Penyebab belum diketahui, situasi kawasan kembali tegang.
Foto ilustrasi peta dunia. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Perubahan standar ejaan nama negara dalam bahasa Indonesia menjadi perhatian seiring upaya penyelarasan dengan kaidah internasional, terutama standar Badan Ahli Penamaan Geografis PBB (United Nations Group of Experts on Geographical Names/UNGEGN), agar penulisan geografis lebih konsisten, baku, dan mudah dipahami di ruang publik.
Penyesuaian ini menyentuh puluhan nama negara yang selama ini digunakan dalam berbagai dokumen, buku pelajaran, media massa, hingga administrasi pemerintahan. Perubahan dilakukan untuk menyesuaikan pelafalan, kaidah fonetik bahasa Indonesia, serta praktik penamaan geografis global yang dianjurkan UNGEGN.
Semula — Menjadi
Afghanistan — Afganistan
Andorra — Andora
Bangladesh — Banglades
Belize — Beliza
Bhutan — Butan
Tanjung Verde — Tanjung Hijau
Chad — Cad
Cina — Tiongkok
Komoros — Komoro
Djibouti — Jibuti
Guinea Ekuator — Ginea Ekuator
Ethiopia — Etiopia
Ghana — Gana
Guinea — Ginea
Guinea dan Bissau — Ginea dan Bisau
Kazakhstan — Kazaktan
Lebanon — Libanon
Lesotho — Lesoto
Liechtenstein — Liktensin
Semula — Menjadi
Lithuania — Lituania
Kepulauan Marshall — Kepulauan Marsal
Makedonia Utara — Masedonia Utara
Paraguay — Paraguai
Rwanda — Ruwanda
Saint Kitts dan Nevis — Santo Kits dan Nevis
Saint Lucia — Santa Lusia
Sao Tome dan Principe — Santo Tomas dan Prinsipe
Seychelles — Seisel
Sierra Leone — Siera Leoni
Slovakia — Slowakia
Slovenia — Slowenia
Swiss — Swis
Thailand — Tailan
Turkmenistan — Turmenistan
Uruguay — Uruguai
Perubahan ini diharapkan menjadi rujukan baku bagi dunia pendidikan, penerbitan, dan media, sehingga penggunaan ejaan nama negara dalam bahasa Indonesia semakin seragam dan sesuai standar global, sejalan dengan pedoman resmi Badan Ahli Penamaan Geografis PBB (UNGEGN).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Badan Ahli Penamaan Geografis PBB (UNGEGN)
Ledakan guncang kilang minyak di Iran usai gencatan senjata dengan AS. Penyebab belum diketahui, situasi kawasan kembali tegang.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Kementerian PU menangani kekeringan yang mengancam 141.440 ha sawah melalui pemompaan air dan perbaikan irigasi.
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa calon Dirjen WHO bersama lima kandidat lain. Simak profil WHO dan proses pemilihan Dirjen WHO 2027.
Delegasi Indonesia walkout saat Netanyahu berpidato di PBB. Kemlu menyebut aksi itu sebagai solidaritas untuk Palestina dan protes diplomatik.
Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi dan terhindar dari hoaks.